24 C
Makassar
Saturday, March 21, 2026
HomeMetropolisKetua TP PKK Sulsel Imbau Orang Tua Awasi Tontonan Anak di TV

Ketua TP PKK Sulsel Imbau Orang Tua Awasi Tontonan Anak di TV

PenulisAgus Mawan
- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Melihat kualitas tayangan televisi yang kini menurun, Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sulsel, Liestiaty F Nurdin mengimbau kepada orangtua siswa untuk mengawasi anaknya.

Selain itu, tak luput pula dari penglihatan Lies, tren orangtua yang memfasilitasi anak-anak dengan gadget tanpa pengawasan yang ketat.

BACA: 2019, Pemkab Gowa Akan Anggarkan Dana Khusus Bagi TP PKK

“Inilah yang harus kita awasi bersama,” tuturnya saat membuka Sosialisasi Pendidikan Anti Korupsi di MTSN 1 Makassar, Rabu (19/9/2018).

Untuk diketahui, dari hasil survei indeks kualitas siaran televisi program anak-anak yang dikeluarkan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tahun 2017 menunjukkan, pada periode kedua penilitian mengalami penurunan indeks rata-rata sebesar 2,98.

BACA: PKK Sulsel Tanggapi Penomena Perkawinan Anak Dibawah Umur

Kendati demikian, pada periode pertama 2017 hasil survei menunjukkan mengalami peningkatan 0,1 dari standar KPI sebesar 3,0.

Penurunan tersebut dipengaruhi oleh indikator “menghormati nilai dan norma sosial sebesar 2,90”; “empati sosial sebesar 2,91” dan “tidak bermuatan kekerasan sebesar 2,92,”.

Dalam kesempatan itu pula, Lies juga mengajak organsasi Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) untuk bersama-sama turun ke kabupaten/kota untuk mensosialisasikan bahaya laten korupsi.

Ia juga memberikan araha kepada peserta untuk memulai semangat anti korupsi bisa dengan menanamkan sifat kejujuran pada anak usia dini.

Tapi yang terjadi, kata Lies hanya 4 persen orangtua yang mengajarkan kejujuran pada anak-anaknya.

“Saya pernah hidup di Jepang, dan mereka mendidik anak mulai dari PlayGroup, saling menghormati, bekerja keras, mandiri. Saya sangat menginginkan, pelajaran budi pekerti di sekolah. Orang Jepang sangat malu jika dikatakan sebagai pembohong,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Agama Sulsel, Anwar Abubakar, menyampaikan, sejak awal pihaknya sepakat untuk memulai sesuatu dari diri sendiri, dan dari yang kecil.

Ia mengharapkan dengan kegiatan ini, keluarga besar Kemenag bisa memberikan dukungan yang terkait dengan penanggulangan korupsi.

“Semoga kegiatan ini juga bisa dilaksanakan di kabupaten/kota. Program SPAK ini perlu mendapatkan support. Dan pada hakikatnya, program ini menjadi marwah kita di Kemenag,” imbuhnya.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img