SULSELEKSPRES.COM – Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia secara terbuka mengungkapkan alasannya mendukung Jokowi-Ma’ruf dibanding Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 mendatang.
Padahal, Sandi merupakan mantan Ketua umum periode 2005-2008 atau pendahulu Bahlil.
Bahlil mengatakan, Sandi merupakan figur keluarga, termasuk Prabowo. Dirinya disebut cinta terhadap Sandi sebagai pendahulunya di Hipmi, namun hal itu disebutnya belum cukup untuk memberikan dukungan di Pilpres.
“Pak Sandi adalah keluarga kita, demikian halnya dengan Pak Prabowo. Kalau saya ditanya kenapa tidak pilih Pak Sandi? Padahal senior saya, saya cinta beliau, tapi ketahui bahwa ini Pilpres bukan Pilwapres,” kata Bahlil diacara peresmian posko Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas), di Makassar, Kamis (20/12/2018).
“Kalau pemilihan wakil presiden, maka saya coblos Sandi tapi karena ini pemilihan presiden, maka saya pilih Pak Jokowi. Kalau hari ini undangan-undang berubah bahwa Pilwapres, bukan Pilpres, maka saya pilih Pak Sandi,” ujarnya.
Meskioun begitu, selaku dewan pembina relawan Repnas yang mendukung Jokowi-Ma’ruf, Bahlil Lahadalia tetap meminta kepada seluruh anggota Repnas Sulsel untuk tidak melakukan kampanye negatif terhadap Prabowo dan Sandi.
Baca: Sentilan Halus Erick Thohir untuk Sandiaga Uno Soal Infrastruktur Tanpa Hutang
“Jadi tolong jangan ada kampanye negetif, nda boleh. Kita bicara apa adanya, bangun infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi kita baik. Kalau ada yang bilang jelek, hoax itu, bohong itu orang,” ungkapnya.
Bahlil menjelaskan, pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen. Inflasi dibawah 4 persen. “Angka kemiskinan menurun, gini rasio kita menurun, pertumbuhan ekonomi di semua kawasan terjadi,” pungkasnya.



