31 C
Makassar
Saturday, March 14, 2026
HomePolitikKomando 01 Komitmen Menangkan DILAN Lewat Makassar Kreatif

Komando 01 Komitmen Menangkan DILAN Lewat Makassar Kreatif

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Salah satu jaringan relawan dan tim pemenangan pasangan calon walikota dan wakil walikota Makassar Syamsul Rijal Mi – Fadli Ananda (DILAN), yakni Komando 01  siap tempur untuk memenangkan pasangan andalan mereka.

Diketahui, Komando 01 merupakan kelompok relawan berbasis generasi milenial dan tokoh pemuda yang memiliki Basis Struktural di semua Kecataman dan Kelurahan yang ada di Kota Makassar.

Tim ini telah bekerja mengkampanyekan Deng Ical sejak tahun 2019 lalu. Kini mereka kembali mengkonsolidasikan perangkat organisasi, setelah Deng Ical menyatakan berpasangan dengan Fadli Ananda (DILAN) Sebagai Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar.

“Kami Komando 01 yang tergabung dengan beberapa anak muda milenial yang tersebar di beberapa kecamatan, siap dengan total mendukung Pasangan DILAN. Menurut kami pasangan ini memiliki pemikiran dan tindakan yang pro kepada generasi milenial,” ujar ketua Komando 01, Andi Rifqi.

“Kami sangat mendukung fokus perjuangan Deng Ical dan Fadli Ananda pada pengembangan SDM, khususnya untuk generasi milenial dan industri kreatif. Sehingga ke depan akan membuka peluang kerja kreatif bagi generasi milenial dan Pemuda”, lanjutnya, Selasa (7/7/2020).

Tim ini berharap agar kota Makassar bisa semakin maju dengan karakter sombere, juga dengan konsep pemerintahan dan tekhnologi yang smart.

Lebih jauh, jubir Komando 01, Rahmatullah, berharap dibawah kepemimpinan DILAN, masyarakat kota Makassar bisa lebih berakhlak, juga mampu menjadi kota produktif yang didukung oleh industri kreatif serta memberikan ruang bagi generasi milenial dan pemuda .

“Tidak perlu muluk-muluk bagi kami, realistis saja dalam memilih calon pemimpin. Semua pemimpin mampu melakukan perubahan, akan tetapi perubahan itu diharapkan bisa memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujar Rahmatullah kepada Sulselekspres.com.

“Jadi bukan perubahan yanh sifatnya sementara. Pengalaman pemimpin yang lalu banyak yang ingin melakukan perubahan, tapi tidak berkelanjutan, terutama program yang bersentuhan dengan industri kreatif,” terang pria yang akrab disapa Uya tersebut.

Persoalan Industri kreatif saat ini memang menjadi sebuah persoalan tersendiri. Apalagi di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil akibat pandemi Covid-19. Dengan begutu, banyak pihak yang berharap momentum Pilkada ini menjadi ruang bagi para calon untuk menunjukkan keberpihakan ke ruang industri kreatif .

spot_img

Headline

spot_img
spot_img