MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pemerintah Australia melirik Sulsel, khususnya Kota Makassar sebagai pilot projek pemberdayaan alumni SMK yang siap kerja setelah lulus.
Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi, Affandy Agusman Aris mengatakan pihak dari Australia telah melakukan kunjungan ke Makassar untuk membahas lebih lanjut soal kelanjutan proyek tersebut.
“Wakil duta besar Australia sudah datang tadi, jadi pembicaraannya bagaimana supaya para lulusan SMK yang kita punya bisa siap kerja nantinya,” tutur Affandy saat ditemui di Warkop Sija, Jalan Topaz Raya, Selasa (5/9/2018).
BACA: Dewan Apresiasi Pemkot Makassar Relokasi Pedagang Pasar Sentral
Affandy menceritakan bahwa program ini akan melibatkan kurang lebih 1000 siswa SMK di Makassar yang akan diberikan pelatihan, setelah itu disertifikasi.
“Jadi nanti lulusan SMK ini langsung siap diterima, setelah mengikuti program yang dibantu oleh Australia, tujuan dari program ini adalah untuk mengurangi pengangguran,” ujar Sekretaris Hanura Sulsel itu.
BACA: Ini Kendala Pembangunan Pasar Sentral Ternak Moderen Pemkot Makassar
Selain itu, Affandy menambahkan bahwa ada tiga bidang yang menjadi prioritas program pemberdayaan tersebut, diantaranya bidang welding (penggunaan alat), pariwisata, dan rumput laut.
“Kenapa tiga dulu, karena kalau kita lihat, tiga bidang tersebut sangat tinggi permintaan untuk dipekerjekan. Kita akan sertifikasi mereka, dan akan diajarkan apa yang dilakukan di luar negeri, sehingga bisa langsung diterima,” kata Affandy.
Untuk diketahui, selain Kota Makassar, daerah lain di Indonesia yang akan mendapat bantuan tersebut adalah, Provinsi Jawa Timur, Banten, Solo dan Denpasar.