SULSELEKSPRES.COM – Akun Twitter anonim @digeeembok mengungkapkan kekecewaan atas jajaran direksi Garuda yang baru ditetapkan.
Akun yang sejak lama bersuara soal dugaan skandal dalam internal Garuda tersebut menyebut ada 3 orang bermasalah dalam jajaran direksi baru. Dia bahkan mengancam akan menyebar kasus lendir dari pejabat yang dia sebut bermasalah tersebut.
“Cape juga yah ngomongin garuda.
Ngapin juga.. Hasilnya juga gak dianggap.
Ngapai juga ayyy buang2 waktu,” tulis akun dengan pengikut ratusan ribu tersebut, (22/1/2020).
Tiga pejabat baru dalam direksi yang disebutnya bermasalah adalah, Direktur Human Capital Aryaperwira Adileksana, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Fuad Rizal, dan Direktur Operasi Tumpal Manumpak Hutapea.
“Arya Prawira jadi Direktur Human Capital. Oke sip. Kasus lendirnya banyak. Pada kaga kapok yah? Udah ah ayyy kesel.” ancamnya.
https://twitter.com/digeeembok/status/1219842032367046658?s=19
Diketahui, cuitan akun @digeeembok soal dugaan skandal Garuda ada yang sampai berproses hukum hingga saat ini. Ini setelah salah seorang pramugari, Siwi Widi Purwanti melaporkan akun ini atas dugaan pencemaran nama baik.
Baca: Usai Pramugari Siwi, Giliran Politisi Demokrat Rachland Nashidik Direcoki Akun @digeeembok
Seperti banyak diberitakan, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memutuskan untuk menunjuk Irfan Setiaputra sebagai direktur utama (dirut) perusahaan. Ia menggantikan dirut Garuda sebelumnya Ari Askhara yang dicopot karena skandal penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton.
Selain itu, RUPSLB juga menunjuk Triawan Munaf sebagai Komisaris Utama Garuda. Ia menggantikan Komisaris Utama sebelumnya Sahala Lumban Gaol.
Berikut adalah formasi lengkap komisaris dan direksi baru Garuda Indonesia:
Komisaris
1. Komisaris Utama: Triawan Munaf
2. Wakil Komisaris Utama: Chairal Tanjung
3. Komisaris Independen: Yenny Wahid
4. Komisaris Independen: Elisa Lumbantoruan
5. Komisaris: Peter F Gontha
Direksi
1. Direktur Utama: Irfan Setiaputra
2. Wakil Direktur Utama: Dony Oskaria
3. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Fuad Rizal
4. Direktur Operasi: Tumpal Manumpak Hutapea
5. Direktur Human Capital: Aryaperwira Adileksana
6. Direktur Teknik: Rahmat Hanafi
7. Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan IT: Ade R. Susardi
8. Direktur Niaga dan Kargo: M. Rizal Pahlevi



