MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM — Markas Komunikasi dan Elektronik Kodam (Komlekdam) XIV/Hasanuddin menggelar acara pisah sambut dari komandan lama Kolonel CKE I Gusti Ngurah Sumahardika kepada komandan baru, Letkol CKE Aprijon, Selasa (30/9/2025).
Kolonel CKE I Gusti Ngurah selanjutnya akan mengisi pos baru sebagai Kakomlekdam XXIII/Palaka Wira Sulawesi Tengah. Kodam baru pemekaran dari Kodam XIII/Merdeka, yang meliputi Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo.
Letkol CKE Aprijon sebelum menjabat Kakomlekdam XIV/Hasanuddin, menduduki jabatan di Markas Besar AD di Jakarta. Pernah juga ditugaskan di Kodam IV/ Diponegoro Jawa Tengah dan Kodam I/Iskandarmuda Aceh.
I Gusti Ngurah menjabat 1 Tahun 4 Bulan
Kolonel I Gusti Ngurah menjadi komando pada markas yang melayani Kodam XIV/Hasanuddin untuk pendukung elektronik baru 1 tahun 4 bulan. “Rasanya belum lama saya di sini,” kata Pamen AD kelahiran Pulau Bali itu.
Di depan tamu yang hadir dalam acara itu, I Gusti mengaku pertama kali menginjakkan kakinya di Markas Komlekdam XIV/Hasanuddin ada rasa miris karena kantor seluas satu hektar lebih itu kurang miliki aura. “Suasananya koq begini?” Ujarnya.
Karena itu Kolonel I Gusti mengaku langsung membangun dukungan dengan pihak lain. Mulai dari kalangan wartawan, instansi pemerintah dan swasta termasuk perbankan.
“TNI up down jika tidak hadir di tengah masyarakat karena itu kita dituntut hadir dengan porsi masing masing,” terang I Gusti.
Diakhir sambutannya Gusti Ngurah berpesan agar penggantinya bisa menjaga apa yang sudah dibangun selama satu tahun lebih. “Kepada pengganti saya, Hubdam saya titipkan, dijaga, diteruskan dan kalau bisa ditingkatkan,” bebernya.

Letkol Aprijon Kunjungi Makam Wolter Monginsidi
Letkol Aprijon pada gilirannya menyampaian, sebelum menghadiri acara pisah sambut di markas yang beralamat di Jl. Cenderawasih, Makassar, nyekar ke Makam Pahlawan Nasional Wolter Monginsidi dan Makam Pahlawan Nasional Sultan Hasanuddin di Kabupaten Gowa.
“Saya sangat terkesan dengan tulisan di Makam Wolter Monginsidi ‘Setia Hingga Akhir Dalam Keyakinan’ apalagi TNI memang adalah tentara rakyat, karena itu kami hadir di sini untuk mengabdi kepada negara,” jelas pria asal Pekanbaru, Riau itu.

Hadir dalam acara pisah sambut, dari beberapa Denma di bawah Kodam XIV/Hasanuddin yang meliputi wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Ibu Persit, PNS Komlekdam XIV/Hasanuddin Basarnas, PWI Sulsel, SMSI Sulsel, tokoh agama dan tokoh masyarakat. (Nur)



