MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Elektabilitas bakal pasangan calon walikota dan wakil walikota Makassar yang dikeluarkan oleh lembaga survei Polmark Indonesia baru saja dirili.
Dalam survei tersebut, bama pasangan Munafri Arifuddin – Abdul Rahman Bando (Appi-Rahman) melejit ke daftar teratas, mengungguli tiga kandidat lainnya. Appi-Rahman sendiri mengoleksi 31,7, unggul atas pasangan ADAMA (26,8), Dilan (14,4) dam IMUN (4,3).
Menanggapi hal ini, juru bicara Appi-Rahman, Muhammad Fadli Noor, mengatakan bahwa hal itu adalah realitas politik yang terjadi di lapangan saat ini.
“Kenaikan elektabilitas kami hingga melampaui petahana merupakan realitas politik yang terbentuk dari kerja-kerja politik selama ini. Kepastian dukungan parpol beserta kader dan konstituennya, mengerucutnya jumlah paslon, serta aliran dukungan lebih dari dua ratus organ relawan yang telah dikukuhkan,” jelas Fadli kepada Sulselekspres.com.
Lebih lanjut Fadli mengatakan, kenaikan elektabilitas tersebut merupakan buah hasil dari gagasan Appi-Rahman yang semakin gencar untuk Makassar Bangkit.
“Gagasan besar Appi-Rahman untuk membawa Makassar Bangkit dengan penanganan Covid-19 yang lebih baik, lalu melakukan pemulihan ekonomi juga merupakan solusi yang paling pas bagi masyarakat Makassar hari ini,” jelas Fadli.
Fadli juga mengatakan, saat ini para kandidat yang lain juga mulai mengikuti jejak Appi-Rahman dalam hal penanganan Covid-19 di kota Makassar.
“Kami melihat kandidat lain juga mulai ikut-ikutan masuk ke isu tersebut. Namun publik Makassar itu cerdas, tahu yang mana gagasan orisinal dan dideklarasikan lebih dulu.”
Fadli memastikan, saat ini pihaknya telah mengerahkan mesin politik untuk mendulang suara maksimal di tanggal (9/12/2020) mendatang.
“Saat ini kami memastikan bahwa seluruh mesin politik yang hari ini berhasil meraih elektabilitas 31,7% akan terus bekerja pada sisa waktu yang tersisa hingga hari-H kami targetkan meraih kemenangan di atas 50% total suara sah,” tegasnya.



