MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Menteri yang lekat dengan ucapan ‘Tenggelamkan!’ ini sekali lagi dibuat geram atas aktivitas penangkapan ikan dengan cara destruktif (Destructive Fishing) di perairan Selat Makassar, Sulawesi Selatan.
Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia memang dikenal gamblang dan dinilai tegas bila menyikapi soal ini.
Melalui akun twitter pribadinya, Susi mencuit sebuah kritikan terhadap Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel dan Kepolisian Resort (Polres) Pangkep.
BACA JUGA:
Kisah Usman Selamat Dari Tsunami Palu, Sempat Mengapung di Laut
Mengenal Taman Nasional Bunaken, Taman Laut Pertama Indonesia
Menghitung Eskalasi Dampak Bom Ikan
Ini ia lakukan setelah mendengar kabar adanya nelayan yang terluka akibat bom ikan yang diduga digunakan untuk menangkap ikan.
*Kejadian ini Menjadi Indikator Kegagalan Penegakan Hukum Khususnya Polda Sulsel & Polres Pangkep Dalam Upaya Preventif Pada Kasus Destructive Fishing*https://t.co/CUShK2HRgS
— Susi Pudjiastuti (@susipudjiastuti) October 15, 2018
“Kejadian ini Menjadi Indikator Kegagalan Penegakan Hukum Khususnya Polda Sulsel & Polres Pangkep Dalam Upaya Preventif Pada Kasus Destructive Fishing,” tulis Susi, Senin (15/10/2018).
Mengenai itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes (pol) Dicky Sondani menilai, pihaknya telah memaksimal penangkapan terhadap terduga pelaku bom ikan.
Namun demikian, Dicky mengaku masih saja terdapat beberapa nelayan yang nekat menggunakan bom ikan.
“Ini akan menjadi evaluasi bagi penegak hukum untuk meningkatkan koordinasi lintas sektoral dalam menangani bom ikan.” ujar Dicky saat dikonfirmasi, Senin (15/10/2018).



