MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Setelah Makassar meraih Kota Layak Anak (KLA) yang kedua kalinya, Pelaksana Tugas (Plt) Sekda angkat bicara untuk mengingatkan kepada seluruh orang agar menjaga anaknya.
Plt Sekkot Makassar, Naisyah Tun Azikin mengaku, penghargaan yang diterima kedua kalinya ini adalah wujud kerja nyata Pemerintah Kota Makassar, atas semua peran masyarakat dengan program “jagai anak ta,”.
“Semua ini berkat partisipasi semua unsur SKPD, PKK, Dharma Wanita, NGO, LSM pemerhati anak dan partisipasi masyarakat dalam program jagai anak ta utamanya dalam pemenuhan hak dan perlindungan pada anak,” kata PLT Sekda Makassar, Naisyah Tun Azikin, saat dihubungi melalui WhatsAppnya, Selasa (24/7/2018).
Terpisah, Kepala Bidang Pengarusutamaan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar Achi Soeleman mengatakan, kasus kekerasan anak di Makassar terus meningkat. “Jumlah kasus kekerasan terhadap anak di kota ini terus meningkat dari 2015 hingga 2018,” katanya.
Berdasarkan data yang dilansir BP3A Kota Makassar diketahui, angka kekerasan terhadap anak pada 2015 tercatat 1.025 kasus, kemudian naik menjadi 1.175 pada 2016, selanjutnya menjadi 1.406 kasus pada 2017 dan pada 2018 sudah mencapai 84 kasus sebelum memasuki medio 2018.






