SULSELEKSPRES.COM – Pelatih tim nasional (Timnas) Indonesia, Shin Tae-yong meluapkan amarahnya terkait federasi sepakbola Indonesia (PSSI).
Shin Tae-yong merasa PSSI tidak begitu serius mengembangkan sepakbola Indonesia. Dia juga menyorot nama Indra Sjafri yang saat ini menjabat sebagai Direktur Teknik PSSI.
Dia bercerita kalau Indra Sjafri yang sebelumnya sempat menjabat pelatih Timnas Indonesia U-23 pernah meninggalkan latihan di Thailand tanpa sepengetahuan dirinya.
“PSSI memilih pelatih lokal, saya terima saja. Namun, setelah latihan di Thailand, pelatih lokal tersebut pulang tanpa izin. Keesokan harinya, saya akan menerima permintaan maafnya jika dia mengaku salah. Tapi, sikapnya seperti tidak terjadi apa-apa,” kata Shin Tae dikutip dari Okezone yang melansir dari media Korea Selatan, naver Sports, Kamis (18/6/2020).
“Ketua PSSI, seorang purnawirawan polisi berpangkat tinggi kemudian menghubungi saya. Dua bulan kemudian, pelatih yang meninggalkan latihan tersebut menjadi direktur teknik PSSI, ” lanjut dia.
BACA: 28 Skuad Timnas U-19 Versi Shin Tae-yong, Tak Ada dari PSM Makassar
Dia juga mengungkap pengunduran diri Ratu Tisha dari posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI. Ratu Tisha dia sebut dipecat.
“Pejabat dan kebijakan PSSI sering berubah. Sekretaris jenderal Tisha (wanita), yang populer di kalangan penggemar karena kemampuannya, tiba-tiba dipecat pada bulan April (2020),” katanya.
Dia merasa tidak mendapat dukungan penuh untuk semua programnya. Shin Tae-yong menandatangani kontrak selama empat tahun pada 28 Desember 2019. Sejak Januari 2020, ia bertanggung jawab untuk Timnas Senior, Timnas U-23 dan Timnas U-19.
(*)



