28 C
Makassar
Thursday, March 5, 2026
HomePolitikMengaku Suaranya Bakal Dicuri, Ketua Bawaslu Tanggapi Pernyataan Prabowo

Mengaku Suaranya Bakal Dicuri, Ketua Bawaslu Tanggapi Pernyataan Prabowo

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM– Ketua Bawaslu Republik Indonesia (RI) Abhan, menanggapi pernyataaan Calon Presiden (Capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto, tentang hak suara pemilih pasangan Prabowo-Sandi berpotensi untuk dicuri.

Sebagaimana dilansir dari Kompas.com, Abhan menyampaikan tidak mungkin ada potensi pencurian hak suara, pasalnya mekanisme rekapitulasi suara dilakukan secara berjenjang, mulai dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) hingga ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi.

“Penghitungan rekap itu kan berjenjang. Di TPS kemudian direkap di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Artinya apa? Kalau ada kesalahan hitung di TPS, bisa dikoreksi di PPK. Demikian juga ketika rekap di PPK ada kesalahan, bisa dikoreksi di rekap Kabupaten,?sampai ke KPU RI,” ucap Abhan, di Hotel Sari Pacific, Jakarta, Sabtu (6/4/2019).

Abhan menambahkan, dalam proses perhutingan suara pemilih disaksikan tiga pihak, yakni; perwakilan KPU, Bawaslu, saksi dari partai, dan pemantau pemilu.

“Kedua gini… setiap proses penghitungan dan rekapitulasi itu ada tiga pihak. Ada penyelenggara KPU, ada pengawas pemilu, ada saksi peserta pemilu. Dan itu transparan, bisa dilihat,” kata Abhan.

Sebelumnya, Prabowo dalam pidatonya, di acara Gerakan Elaborasi Rektor, Akademisi Alumni, dan Aktivis Kampus Indonesia di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Jumat malam kemarin, menyampaikan target kemanangannya harus selisih 25 persen dari pasangan nomor urut 01, yakni; Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Kita harus menang dengan angka yang sangat besar. Kita harus menang dengan selisih di atas 25 persen karena potensi dicuri sekian belas persen,” ungkap Prabowo.

Penulis: Efrat Syafaat Siregar

spot_img

Headline

spot_img
spot_img