25 C
Makassar
Friday, March 6, 2026
HomeEdukasiMenristekdikti Bantu Unhas Rp10 Miliar Pembibitan Sapi untuk Teaching Industry

Menristekdikti Bantu Unhas Rp10 Miliar Pembibitan Sapi untuk Teaching Industry

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohammad Nasir, mengungkapkan akan membantu pengembangan inovasi, laboratorium, dan pembibitan sapi Maiwa sebesar Rp10 miliar.

“Nanti kami akan bantu setiap tahun supaya berkembang terus, sampai di angka 10 Milyar,” ungkap Menteri Nasir, di Kampus Unhas Makassar, Senin (4/2/2019).

BACA: Pihak Unimerz Lantik Pejabat Baru

Maiwa Breeding Center akan menjadi pusat perbibitan sapi berbasis industri yang ada di luar pulau Jawa. Dia menyatakan dukungannya atas pengembangan industri perbibitan sapi MBC tersebut yang inovasinya berpusat di Enrekang.

Peluncuran perbibitan sapi MBC sebagai teaching industri yang dikelola Fakultas Peternakan bersama sejumlah mitra ini merupakan yang pertama kali ada di perguruan tinggi di Indonesia, setelah pusat perbibitan sapi serupa yang dikembangkan oleh LIPI.

MBC nantinya dijadikan sebagai salah satu pusat pembelajaran berbasis industri atau Teaching Industry. Dan diharapkan lulusan Fakultas Peternakan yang ada di Sulawesi, khususnya di Sulsel mengetahui proses kerja mulai dari pembibitan hingga industri.

BACA: Unimerz Gelar Pertandingan Futsal antar SMA

“Kita sudah menghasilkan bakso, daging premium, dan bahkan sudah punya indusrri pakan. Jadi, harapannya kedepan akan ditingkatkan, menaikkan menjadi industri, namun didalamnya tetap terjadi proses pembelajaran,” kata, Dekan Fakultas Peternakan, Lellah Rahim.

Unhas juga bekerja sama dengan pemerintah daerah, yakni Kabupaten Enrekang, Soppeng, Barru, dan Bone. Pihaknya juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai dinas terkait di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.

Target pemasarannya untuk MBC sendiri hingga 1 ton per bulan, diharapkan ini akan menjadi contoh bagi semua fakultas, untuk mengembangkan sesuai keilmuan masing-masing.

Penulis: M. Syawal
spot_img

Headline

spot_img
spot_img