28 C
Makassar
Friday, February 13, 2026
HomeHeadlineMenteri Susi ke Sandiaga: Belajar Dulu Undang-undang Perikanan Baru Komentar

Menteri Susi ke Sandiaga: Belajar Dulu Undang-undang Perikanan Baru Komentar

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyindir Cawapres nomor urut dua, Sandiaga Uno. Sandi dinilai asal berkomentar padahal tak tahu soal undang-undang perikanan.

Seperti diketahui, sebelumnya sejumlah nelayan di Indramayu mengeluhkan ke Sandiaga Uno soal Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIPI). Proses birokrasi yang rumit, membuat banyak kapal menganggur dan nelayan tidak melaut.

Baca: Gaya Unik Sandiaga Uno Sindir Andi Arief yang Kritik Prabowo

Sandi yang mendengar keluhan itu, berjanji akan menyelesaikan masalah tersebut jika dirinya bersama Prabowo Subianto diberi amanah memimpin Indonesia.

”Prabowo Sandi tidak akan melupakan jasa-jasa nelayan. Kami berjanji Kesejahteraan nelayan akan lebih baik. Proses perizinan ini akan saya pangkas birokrasinya. Sehingga nelayan bisa melaut dengan aman,” ungkap Sandi Uno pada unggahan di media sosial instagramnya @sandiuno, belum lama ini.

Baca: Netizen Ini Tantang Prabowo-Sandiaga Ngaji, Jika Kalah Siap Jalan Kaki Jakarta – Jogja

Menanggapi hal itu, Menteri Susi Pudjiastui menyanggah adanya kesulitan dalam mengurus SIPI bagi para pemilik kapal. Selain itu, dia menegaskan bahwa nelayan yang memiliki kapal berukuran di bawah 10 gross ton (GT) tidak diwajibkan mengurus izin, baik menangkap ikan maupun pelayaran.

“Saya mau tanggapi video yang muncul di medsos soal kunjungan Sandiaga Uno ke Indramayu. Katanya izin akan dipermudah nanti. Saya mau confirm kalau selama ini KKP tidak pernah menyulitkan izin-izin penangkapan ikan,” kata Susi dilansir dari kumparan.com, Rabu (17/10/2018).

Baca: Petisi Online “Pertahankan Menteri Susi Pudjiastuti” Beredar

Selain itu, Susi tampak geram saat dikatakan mengurus izin nelayan dipersulit oleh Sandi. Iamenyarankan kalau Sandiaga Uno membaca dan mempelajari peraturan soal perikanan sebelum berkomentar.

“Saya tidak suka sektor riil seperti ini dibawa ke ranah politik. Mestinya politikus itu kalau mau buat komentar harus banyak riset dulu, jadi jangan asal ngomong dulu. Belajar dan baca dulu Undang Undang Perikanan baru komentar,” ungkap Susi.

 

Penulis: Muhammad Adlan

spot_img

Headline

spot_img
spot_img