Dinamakan Bukit Pelangi, menurut Idhan sapaan akrabnya, ada dua alasan, “pertama karena background photo warna-warni lampu kota Sinjai. Kedua, saat bersamaan waktu diskusi dibukit untuk nama ada pelangi yang muncul dikota sinjai,” katanya.

Tempat wisata ini biasanya rame dikunjungi diwaktu sore hingga malam hari. Sementara saat hari libur, mulai pukul 7 pagi hingga pukul 11 malam pengunjung berdatangan.
Lebih jauh, dia berharap agar ada support dari kalangan pemerintah setempat, lantaran akses jalan menuju titik lokasi Bukit Pelangi kurang mendukung.
“Kedepannya semoga pemuda sinjai bisa membuka lebih banyak tempat wisata yg menarik atau bahkan lebih bagus dari bukit pelangi agar wisatawan lebih tertarik Berkunjung ke Sinjai,” tandasnya.
Penulis: Muhammad Adlan





