SULSELEKSPRES.COM – Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS), yang dikeluarkan dari Prolegnas, membuat sejumlah pihak bereaksi, termasuk Makassar International Writers Festival (MIWF) dan The Body Shop (TBS) Indonesia.
Suzy Hutomo, Owner and Executive Chairwoman The Body Shop® Indonesia mengatakan selama ini suara korban jauh dari publik karena sistem sosial kita secara tidak langsung menghukum korban kekerasan seksual. The Body Shop® Indonesia dipercaya sebagai teman seperjuangan para korban dengan membagikan cerita korban kekerasan seksual sebagai bentuk edukasi juga membuka mata kita semua bahwa permasalahan tersebut nyata.
“Kampanye ini akan menyuarakan dan mendampingi suara para korban dan memberikan gambaran nasib para korban dan mengapa perlu segera ada UU yang berorientasi pada korban,” ujar Suzy.
The Body Shop® bersama dengan berbagai pihak; Yayasan Pulih, Magdalene, Makassar International Writers Festival, serta Key Opinion Leader yang memiliki misi dan semangat yang sama dalam penghapusan kekerasan seksual. Kampanye ini memiliki semangat kebersamaan (persaudaraan) yang ingin bergandengan serta merangkul sebanyak mungkin masyarakat dan berbagai pihak berjuang untuk mencapai tujuan mendorong RUU PKS menjadi Undang – Undang yang Sah. Melalui kampanye ini The Body Shop® Indonesia mengajak masyarakat terlibat aktif dengan berpartisipasi melalui donasi di seluruh gerai The Body Shop® dan secara online, juga pengumpulan petisi di https://www.tbsfightforsisterhood.co.id/. Petisi TBS Fight For Sisterhood 500,000 tanda tangan petisi Stop Sexual Violence sampai bulan Maret 2021 agar RUU PKS kembali dibahas dan diputus menjadi sebuah Undang-Undang.
Suzy Hutomo menambahkan “The Body Shop® Indonesia sebagai feminist brand yang sejak awal didirikan berkomitmen untuk selalu ikut berjuang demi perubahan baik, terutama bagi perempuan, kemanusiaan, dan juga lingkungan. Di Indonesia, 86% Karyawan The Body Shop® adalah perempuan dan bisa mewakili perjuangan untuk perubahan baik terutama bagi perempuan sehingga tidak ada lagi alasan bagi kami untuk tidak mengkampanyekan isu kekerasan seksual ini yang saat ini dalam kondisi darurat dan perlu segera ditangani.
“Kami akan mengajak generasi muda Indonesia untuk menghentikan kekerasan seksual melalui berbagai kegiatan yang melibatkan banyak pihak. Kami juga akan menggandeng 500 ribu orang lewat pengumpulan petisi dan materi edukasi mengenai sex education yang mudah dipahami masyarakat awam, yang dapat diakses melalui #TBSFightForSisterhood. Selain itu, kami juga berharap agar perusahaan lain turut mengikuti jejak kami dalam memperjuangkan isu kekerasan seksual ini, karena isu ini sangatlah mendesak dan membutuhkan perjuangan dari berbagai pihak untuk saling berkolaborasi demi tercapainya tujuan kita bersama, yakni pengesahan RUU PKS” kata Suzy.
Lily Yulianti Farid, Activist, Founder dan Director Makassar International Writers Festival mengatakan Kampanye The Body Shop® Indonesia: Semua Peduli, Semua Terlindungi #TBSFightForSisterhood berkolaborasi dengan Makassar International Writers Festival dalam pembuatan video kampanye yang mendampingi dan mengangkat suara para penyintas. “Sepanjang kampanye ini akan ada 4 Seri video kampanye perjuangan dari korban kekerasan seksual yang akan membuka mata kita semua tentang nasib para korban dan mengapa perlu UU yang berorientasi pada korban. RUU PKS merupakan salah satu upaya untuk menegakkan amanat konstitusi yang menegaskan jaminan hak setiap warga negara untuk mendapatkan rasa aman dan bebas dari segala bentuk diskriminasi. RUU PKS menjamin perlindungan, pemulihan, dan penanganan bagi korban. Negara perlu menjamin pelaksanaan peran dan tanggung jawab keluarga, masyarakat dan korporasi dalam penghapusan kekerasan seksual” kata Lily.
Hannah Al Rashid, Actress and Aktivis mengatakan perempuan berhak atas perasaan aman dari kekerasan seksual, dan korban kekerasan seksual berhak untuk mengungkapkan kasusnya tanpa ada yang menyalahkan. Pelecehan seksual dapat terjadi dimana saja. Korban semakin banyak dan tidak ada lagi alasan untuk menunda pengesahan RUU PKS yang melindungi seluruh warga Indonesia dari segala bentuk kekerasan seksual, termasuk laki-laki.
Sementara, Bintang Emon – Stand Up Comedian mengatakan kekerasan seksual merupakan isu yang sudah lama ada. Saya mengapresiasi The Body Shop® yang mengangkat isu ini untuk menjadi sebuah kampanye besar. Kekerasan seksual bisa terjadi pada siapa saja, termasuk laki-laki. Inipun bentuk dukungan saya sebagai laki-laki yang merasa kekerasan seksual bisa segera dihapuskan. Edukasi dan pengesahan RUU PKS akan menjadi solusi terbaik yang bisa dilakukan oleh pihak-pihak terkait.



