MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Dewan Penasehat dan Pengurus Galang Kemajuan Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Prof HM Nurdin Abdullah beberkan hubungan emosional dirinya dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
Gubernur Sulsel usungan PDI Perjungan, PAN, PKS dan PSI sebagai partai pendukung ini, menyampaikan kepada hal layak, bila dirinya memiliki kedekatan dengan orang nomor satu di Indonesia.
Kedekatan keduanya, sudah sejak lama sekali, baik hubungan sebagai kepala negara dan kepala daerah. Nurdin Abdullah dan Jokowi juga memiliki kedekatan lain seperti dibidang mebel.
“Hubungan emosional saya dengan pak Jokowi tidak bisa dipungkiri, saya sama-sama orang ribuan atau kehutanan. Pak Jokowi angkatan 81 saya angkatan 82, beliau adalah senior saya. Beliau terpilih jadi Wali Kota saya jadi Bupati, beliau jadi Gubernur DKI saya jadi bupati lagi, beliau jadi presiden saya terpilih jadi Gubernur Sulawesi Selatan,” beber Prof Nurdin Abdullah saat ditemui di Hotel Claro Makassar, Sabtu (24/11/2018).
Baca: Begini Cara Danny Kampanyekan Jokowi-Ma’ruf di Makassar
Guru besar Unhas ini, berharap pasangan nomor urut satu, Joko Widodo-Ma’ruf Amin bisa melanjutkan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Apalagi, saat dirinya terpilih menjadi orang nomor satu di Sulsel, langsung mendapatkan ucapan selamat dan tanggung jawab yang besar untuk membangun Sulawesi Selatan.
“Mudah-mudahan pak Jokowi mempersiapkan sebagai pelanjutnya. Waktu pertama saat saya terpilih, yang pertama menelfon saya adalah Pak Jokowi, Selamat Pak Nurdin Sulawesi Selatan mendapatkan pekerjaan besar nantinya,” jelasnya.
Baca: TKN Jokowi-Ma’ruf Ancam Pecat Kader Membelot, Nurdin Halid Bilang Begini
Menurut, mantan Bupati Bantaeng dua periode itu, Jokowi merupakan sosok yang sempurna untuk Indonesia. Bahkan lanjutnya, Indonesia akan susah mendapatkan sosok pemimpin yang mau bekerja untuk Indonesia. Tapi buak berarti kita kekurangan pemimpin, banyak pemimpin hanya bicara, banyak pemimpin yang hanya cerdas, tapi belum ada yang bekerja.
“Kita melihat dari sisi manapun pak Jokowi sudah sempurna. Tinggal bagaimana kita melakukan sosialisasikan Pak Jokowi. Jujur saja saya datang ini atas nama hati nurani,” pungkasnya.



