SULSELEKSPRES.COM – Juklak Partai Golkar terkait Musda banyak dinilai menjadi batu sandungan Nurdin Halid memimpin Golkar Sulsel secara definitif.
Dimana dalam juklak tahun 2016 ini mensyaratkan calon ketua tidak boleh memiliki keluarga sebagai anggota DPR atau pengurus dari partai lain. Sementara Nurdin Halid diketahui memiliki adik, yang tercatat sebagai kader PKB.
Baca: Ini Poin Juklak yang Dinilai Hambat Nurdin Halid Pimpin Golkar Sulsel
Lantas bagaimana tanggapan DPP Golkar? Wakil Sekretaris Bappilu Wilayah Timur DPP Partai Golkar, Mustafa Rajab saat dikonfirmasi juga membenarkan adanya aturan demikian. Namun dia tidak ingin memberikan tanggapan terlalu jauh terkait bisa atau tidaknya Nurdin Halid bertarung di Musda.
“Sebaiknya yang berkepentingan bicara itu kader Golkar daerah karena mereka yang rasakan,” kata Mustafa saat dikonfirmasi belum lama ini.
Baca: Maju di Musda Golkar Sulsel, Nurdin Halid Tersandung Juklak yang Dibuatnya
Mustafa justru menantang kader Golkar didaerah untuk berani bersuara. DPP sendiri dipastikan akan membahas hal demikian dalam forum tertentu nantinya.
“Masalahnya kader Partai Golkar didaerah berani tidak bicarakan itu,” ujarnya.
Poin dalam juklat ynag dinilai menghambat Nurdin Halid tertuang dalam syarat atau tahapan pencalonan. Tepatnya pada poin ke 10.
“Tidak mempunyai hubungan suami/istri atau hubungan sedarah dalam satu garis lurus keatas dan kebawah yang duduk sebagai anggota lembag aperwakilan rakayat (DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD kabupaten/kota) mewakili partai politik lain atau menjadi pengurus partai lain dalam satu wilayah yang sama,” begitu tertulis dalam poin 10 juklat tersebut.
Sebelumnya, Ketua Steering Committee (SC) Musda Golkar Sulsel, Arfandy Idris mengatakan, juklak 05/2016 tersebut tetap menjadi dasar musda.Diapun mengakui adanya aturan mengenai larangan calon ketua jika ada anggota keluarganya di partai lain.
“Masih berlaku (juklak 05/2016). Tetapi yang dimaksud keluarga di sini, istri anak, kalau keluarga keluar tidak termasuk. Adik tidak termasuk. Dan kita lihat nanti ada ratifikasi oleh DPP, ini juklak tiga ketua umum,” kata Arfandi.
Diketahui, Musda Golkar Sulsel dijadwalkan terlaksana di Hotel Novotel Grand Syaila, Makassar, Jumat-Sabtu, 26-27 Juli nanti. Sejauh ini Nurdin Halid diwacanakan sebagai calin tunggal dalam forum ini.



