SULSELEKSPRES.COM – Paparan sinar matahari mengandung sinar Ultraviolet A dan B (UV), yang dapat menyebabkan kulit terbakar hingga kanker kulit.
Untuk menggindari hal itu, Anda disarankan menggunakan Sunblock, agar melindungi paparan radiasi tersebut. Namun, bagaimana jika telanjur terkena sunburn? Anda bisa saja mengobatinya dengan obat-obat alami, yang sangat mudah di dapat.
Dilansir dari detik.com, obat alami tersebut diantaranya:
1. Es Batu dan Mandi Air Dingin
Logikanya, jika Anda tersengat matahari maka Anda harus meletakkan sesuatu yang dingin di atas nyerinya. Para pakar pun sepakat bahwa mandi air dingin dapat membantu mendinginkan kulit dan membuat Anda merasa lebih baik.
2. Madu
Madu seringkali dielu-elukan sebagai pereda berbagai jenis penyakit, termasuk nyeri akibat sunburn.
Madu bersifat antibakteri dan beberapa studi memang telah menunjukkan bahwa madu dapat membantu menyembuhkan luka, ujar Keri. Karena hal itu, mengoleskan madu pada luka akibat sunburn bisa membantu kulit menumbuhkan sel-sel kulit epitel baru, tambahnya.
3. Tomat
Mungkin ini terdengar gila, tetapi beberapa orang mengklaim bahwa menggosokkan tomat pada luka akibat sunburn dapat membantu meringankan nyerinya.
Meski bukti ilmiahnya tidak mencukupi, namun tomat mampu menyembuhkan sunburn, namun tomat bisa jadi berguna untuk mencegah munculnya luka.
Sebuah penelitian di Jerman menunjukkan bahwa mengoleskan pasta tomat pada kulit dapat membantu mencegah sunburn. Hal ini mungkin karena tomat kaya akan senyawa kimia bernama lycopene yang mampu membantu mengurangi radiasi ultraviolet pada luka akibat sunburn.
4. Oatmeal
Mengoleskan oatmeal pada luka sunburn adalah salah satu pengobatan ala rumah tertua dan hal ini tampaknya juga didukung oleh bukti-bukti ilmiah.
5. Lidah Buaya
Lidah buaya adalah tanaman yang mudah tumbuh di Indonesia. Tanaman ini mengandung antiinflamasi dan berfungsi sebagai agen pendingin. Pastikan lidah buaya gunakan murni yang tidak mengandung alkohol.
6. Minum banyak air putih
Luka bakar akan menarik cairan ke permukaan kulit, sehingga tubuh kekurangan cairan. Air putih dapat mengisi cairan yang diperlukan oleh kulit sehingga kulit tidak mengalami dehidrasi.



