SULSELEKSPRES.COM – Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif membantah, deklarasi ‘2019 ganti presiden’ di Jabal Rahmah merupakan inisiatif Habib Rizieq Syihab.
Slamet Maarif mengatakan, kegiatan tersebut justru diinisiatif oleh warga Indonesia yang bermukim di Mekah.
“HRS (Habib Rizieq Syihab) sebagai undangan,” kata Slamet Maarif kepada dilansir dari detik.com, Rabu (2/1/2019).
BACA: GP Ansor Sindir Pengangkatan Rizieq Syihab Menjadi Imam Besar
Soal pemilihan tempat deklarasi di Jabal Rahmah, juga dijelaskan Slamet bukan pertimbangan pribadi Habib Rizieq Syihab. Lagi-lagi pemilihan tempat deklarasi itu juga gagasan dari masyarakat Indonesia di Mekah yang hadir.
“Kawan-kawan di sana yang menentukan tempat,” ujar Slamet ditanya soal alasan pemilihan Jabal Rahmah sebagai tempat deklarasi.
BACA: Habib Rizieq Masuk 5 Besar Daftar Ulama Paling Berpengaruh di Indonesia
Sebelumnya, Jabal Rahmah sedang jadi perbincangan hangat setelah beredar video Habib Rizieq bersama sejumlah WNI di Kota Mekah melakukan deklarasi 2019 Ganti Presiden dari Jabal Rahmah, di Padang Arafah, Provinsi Mekah.
Menurut Slamet, video deklarasi yang beredar sudah dibuat sejak tiga pekan yang lalu. “Sudah tiga mingguan yang lalu itu (video itu),” katanya.
Berikut videonya:
Spirit 2019 diawali dengan BISMILLAH dan share video dari Imam Besar Habib Rizik Shihab (HRS) di Kota Mekah Al Mukaromah.
Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar !!
Insya Allah#2019GantiPresiden#2019PrabowoPresiden#KamiBersamaUlama#KamiBersamaHRS pic.twitter.com/qquFK4hGYc
— RAJA BONEKA (@rajaboneka_x) January 1, 2019



