SULSELEKSPRES.COM – Politisi PAN meragukan keseriusan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membanyu upaya pemenangan Prabowo-Sandi di Pilpres.
SBY dinilai cenderung bersikap netral. Tidak secara tegas all out memperjuangkan kandidat yang didukung Partai Demokrat.
Baca: Kritik Keras Eggi Sudjana Kepada SBY: Dari Kata Banci Hingga Setan Bisu
“Saya tidak sependapat dengan SBY. Kalau mengikuti pendapat SBY, jadi banci. Enggak jelas,” kata Eggi di Jakarta usai mengisi sebuah seminar, Minggu (11/11) dilansir dari CNN Indonesia.
Selain menyebut kata banci, Eggi juga sempat menyebut istilah lain yakni setan bisu.
“Netral itu setan bisu dalam perspektif tauhid. Dia setan, tapi bisu, tapi kan tetap setan. Ya saya gak bilang dia (SBY) setan. Ini kan soal sikap ya, kalau politik pokoknya banci bener deh,” kata Eggi.
Dikatakan Eggi, dalam berpolitik dan dalam hidup sebagai manusia tentu diperlukan identitas. Maka SBY pun menurut Eggi harusnya sudah jauh-jauh hari menunjukan arah politiknya.
Adapun jika SBY menyebut adanya politik SARA atau politik identitas, hal itu hanya soal perspektif. Yang jelas kata Eggi, yang disebut SBY memunculkan politik SARA lebih memiliki identitas yang jelas dalam menentukan pilihannya.
“Identitas itu perlu, tunjukan, tunjukan. (Cara berpolitik SBY) Enggak jelas. Dulu misalnya kalau 2014 SBY dukung Prabowo jelas, pasti menang. Sekarang juga enggak terlalu jelas identitasnya,” pungkasnya.



