SOPPENG, SULSELEKSPRES.COM – Bagian Administrasi Kesra, Pemkab Soppeng menggelar rapat monitoring dipimpin Sekertaris Daerah H.A.Tenri Sessu, Senin (25/3/2019).
Bupati S oppeng H.A.Kaswadi mengatakan, mengurus rumah Allah sangat luar biasa dan pasti ada beban.
“Banyak hal yang kami dapatkan ditengah masyarakat makanya kami mengundang untuk mengetahui kondisi secara keseluruhan. Seperti janji kami setiap masjid ada rumah imam ternyata banyak hal yang menjadi kendala, terkadang kami sudah siap tetapi ada kendala lain,” jelas Kaswadi.
BACA: Bupati Soppeng: Ada Oknum Monopoli Perdagangan Kakao
Lanjut dia, pihaknya tidak menghindar dari itu, dan akan terus berusaha. Banyak pihak sekarang ini yang memanfaatkan masjid.
“Kami terus mengimbau jangan menggunakan masjid untuk berkampanye demi kepentingan pribadi dan politik, apalagi saat sekarang ini karena akan terbawa suasana menjelang Pemilu,” papar Kaswadi.
BACA: Pemprov Sulsel Kucurkan Dana 75 Milliar Untuk Kabupaten Soppeng
Saat sekarang ini, kata dia. umat Islam dihancurkan demi kepentingan pribadi, hanya satu negara Islam yang tidak dihancurkan, yakni Turki. Menurut dia, banyak kejadian sekarang antara anak dan orang tua beda paham dan pandangan.
“Insya Allah Aspirasi ini akan kami terima dan akan kami perjuangkan, ada masalah dan kendala laporkan langsung kepada saya. Karena saya sadar bahwa saya adalah pelayan masyarakat,” ujarnya.
Terkait Insentif Imam Insya Allah Kami upayakan ada kenaikan, dan pihaknya berharap persatun di Soppeng tetap terjaga. Agenda ini dihadiri 460 Imam Masjid Se-kabupaten Soppeng.
Penulis: Rahmi Djafar



