25 C
Makassar
Thursday, February 19, 2026
HomeMetropolisPemkot Dorong Pencanangan Kelurahan Ramah Anak

Pemkot Dorong Pencanangan Kelurahan Ramah Anak

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar mulai mencanangkan kelurahan/kecamatan ramah anak tingkat madya.

“Kita sementara mengevaluasi indikator kelurahan/kecamatan ramah anak. Ada 62 indikator sekarang lagi dijemput di kecamatan sebagai persiapan,” kata,  Kadis DP3A Kota Makassar Tenri A. Palallo, Selasa (5/2/2019).

BACA: Danny Bakal Fogging Seluruh Wilayah di Makassar

Hal iti sejalan dengan pera Peraturan Walikota (Perwali) kota ramah anak yang tertuang dalam Perwali Nomor 2 tahun 2017. Dan akan didorong untuk bisa naik ke status lebih tinggi.

“Karena sudah ramah anak tingkat pratama cuma saya mau memastikan untuk naik ke ketegori madya,” jelasnya.

BACA: Danny Pomanto Temukan Penyebab Banjir di Manggala

Dalam pasal 6 pada Perwali itu disebutkan, kecamatan bertanggungjawab melaksanakan koordinasi, fasilitasi dan mediasi dalam mewujudkan Kelurahan/Kecamatan Layak Anak.

Dalam rangka mewujudkan itu, kelurahan dan kecamatan dan menyusun RAKec, RAKel untuk tiga tahun. Materi RAKec dan RAKel yang pertama terkait penelaahan kebutuhan Kelurahan dan Kecamatan Layak Anak.

Kedua, harmonisasi kebijakan perlindungan anak, pelayanan dasar kesehatan, rujukan dan penyelidikan epidemiologi penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan.

Ketiga, pelayanan pendidikan dasar,
menengah umum dan kejuruan formal dan non formal. Keempat, perlindungan anak di bidang hak sipil, partisipasi, dan program bagi anak yang memerlukan perlindungan khusus.

Sementara yang kelima, pelayanan bidang perumahan, sarana dan prasarana lingkungan, serta pelayanan fasilitas umum. Dan terkahir berkaitan pelayanan lingkungan hidup, kebutuhan dasar sanitasi dan penanganan akibatnya.

“Kan ada perwali kita yang mengatur keluruhan dan kecematan ramah anak. Kalau itu sudah bagus kita evaluasi lagi,” ujarnya.

Penulis: M. Syawal
spot_img

Headline

spot_img
spot_img