26 C
Makassar
Saturday, April 5, 2025
HomeDaerahPemkot Parepare Peringati Nuzulul Qur'an, Berjalan Khusyuk

Pemkot Parepare Peringati Nuzulul Qur’an, Berjalan Khusyuk

- Advertisement -

PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Pemerintah Kota Parepare Nuzulul Qur’an 1444 Hijriyah/2023 M di Auditorium BJ Habibie, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Jumat (7/4/2023).

Taufan dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan Nuzulul Quran yang diperingati setiap tahunnya mengandung makna yang mendalam yakni bagaimana isi dari Al-Qur’an itu dipahami kemudian diimpelentasikan dalam kehidupan sehari-hari dengan sebaik-baiknya.

Melalui peringatan Nuzulul Qur’an, Taufan mengajak dijadikan momentum untuk senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai landasan dan pedoman dalam melakukan berbagai aktivitas kehidupan sehari-hari.

Ketua DPD Partai Golkar Sulsel ini mengemukakan, bahwa dalam rangka membentuk Generasi Qur’ani, Pemkot Parepare sangat mendukung berbagai program yang bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Itu dibuktikan dengan kehadiran lembaga-lembaga pengkaji Qur’an seperti Forum Kajian Cinta Al-Qur’an, Taman Pendidikan Al-Qur’an, Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an dan berbagai lembaga lainnya yang diharapkan dapat membumikan Al-Qur’an dan meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Qur’ani di tengah masyarakat.

“Pemerintah Kota Parepare memberikan perhatian besar kepada para Hafiz Quran sehingga memberikan kesempatan kepada mereka untuk mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Daerah. Program beasiswa bagi Hafidz Quran dapat memberikan motivasi kepada segenap umat Islam untuk semakin cinta dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari ke arah yang lebih religius,” paparnya.

Wali Kota Parepare dua periode ini mengungkapkan, bahwa Pemkot Parepare memiliki perhatian dan kepedulian terhadap para guru mengaji. Pemkot Parepare akan meningkatkan insentif bagi para guru mengaji.

Taufan menekankan, peran guru mengaji dalam menciptakan Generasi Qur’ani yang tangguh dalam berkontribusi bagi kemajuan peradaban manusia sangat besar. Karena itu, kata dia, Pemerintah Daerah akan senantiasa memberikan perhatian besar kepada para guru mengaji TPA/TKA dan guru mengaji tradisional.

“Melalui pelaksanaan Nuzulul Quran ini diharapkan akan mendorong upaya bersama membangun Generasi Emas 2045 yaitu generasi yang dibangun di atas pondasi keimanan dan ketakwaan, keluarga yang kokoh, kehidupan berbangsa yang demokratis, egaliter, dan jauh dari kekerasan, serta pondasi pendidikan yang berkarakter, mampu membentuk generasi jujur, amanah, toleransi, dan bertanggung jawab,” tandasnya.

spot_img
spot_img

Headline

spot_img