MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Rencana peluncuran Bus Pariwisata pada HUT kota Makassar mendatang telah menarik perhatian warga.
Pj Wali Kota Makassar memberi bocoran mengenai bus wisata yang akan diluncurkan beberapa hari lagi. Disampaikan bahwa persiapan peluncuran tersebut masih dalam tahap proses.
“Ini kan masih, nda tau bidang bagian perlengkapan itukan masih sementara proses pembuatan. Kalau jadi sih mungkin 3 unit dulu sebagai percontohan baru nanti kita lanjut lagi,” kata Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, Senin (2/11/2020) ketika ditemui oleh sulselekspres.com di kantor walikota Makassar.
Rudy berharap dengan dihadirkannya bus pariwisata ini dapat memudahkan masyarakat ketika ingin menikmati beberapa ikon kota Makassar.
Bus pariwasata itupun nantinya akan digratiskan agar supaya warga bisa benar-benar menikmatinya.
“Gratiskan saja supaya tujuannya tentu yang pertama bagaimana supaya tersedia sarana angkutan wisata yang representatif bagi warga kota. Kemudian yang kedua tentu untuk mendorong bagaimana mamanaje titik titik per parkiran. Kan kalau ada gratiskan di parkir disini bisa kita ke tempat A,” ujarnya.
Adapun keputusannya untuk mengubah truk sampah menjadi bus wisata sudah melewati beberapa pertimbangan.
“Mobil sampah ini kan kita ganti dengan komfaktor. Mobil komfaktor ini, satu mobil konfaktor itu kemudian untuk yang ukuran kecil yang bentuk ukurannya kecil itu setara dengan 3 truk sampah kita sekarang. Dan itu sangat efisien. Mulai dari waktu pembongkaran berdasarkan informasi yang kami terima truk sampel yang ada saat ini membutuhkan waktu dua jam,” jelasnya.
Selain itu, Rudy merasa iba dengan petugas kebersihan yang harus masuk diantara tumpukan sampah. Sehingga menurutnya truk sampah tersebut perlu diganti dengan mobil komfaktor yang lebih manusiawi.
“Pertanyaannya mau dikemanakan ini mobil sampah. Nda mungkin kita parkir jadi besi rongsokan. Mau diubah jadi mobil komfaktor kan nda bisa. Makanya kita berpikir ini aja yang kita ubah menjadi mobil bus pariwisata,” tambahnya.



