MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Sulawesi Selatan (Sulsel) bidang pendidikan, Prof Hery Tahir, mengungkapkan bahwa Sulsel akan mendorong pendidikan vokasi menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
“Memang kita arahkan bagaimana SMK ini kita menerapkan BLUD (Badan Usaha Layanan Daerah) supaya mereka bisa teratasi dari segi pendanaan,” kata Hery Tahi, beberapa waktu lalu.
Menurutnya BLUD diupayakan untuk menjawab keluhan SMK di Sulsel selama ini soal pendanaan.
“Kalau kita sudah menerapkan BULD saya kira apa yang kita harapkan bagaimana melakukan revitalisasi pendidikan vokasi itu bisa kita kembangkan. Kan sudah banyak sekali,” tuturnya.
” Di Gowa sudah ada SMK yang bisa bikin batik. Pinisi dan sebagainya. Cuma ini memang kurang terekspos tetapi banyak sekali karya-karya kita, anak-anak kita di SMK sudah bagus cuman belum terekspos,” lanjut Hery.
Guru Besat Universitas Negeri Makassar (UNM) tersebut menegaskan, SMK orientasinya tamat langsung kerja. Meskipun memang berbagai kendala-kendala. Karena kita harapkan Bahwa pendidikan vokasi ini di setiap SMK itu bisa mengembangkan potensi yang ada di daerahnya.
“Jangan sampai misalnya dia berada di pesisir justru dia kembangkan tentang pelatihan komputer dan sebagainya. Justru ia harus mengembangkan misalnya persoalan di pesisir bagaimana dia bisa mengembangkan masalah rumput laut, perikanan dan sebagainya,” ungkapnya.
Eks Wakil Rektor bidang kemahasiswaan UNM itu berharap para lukusan SMK betul-betul dapat mengembangkan potensi yang ada di daerahnya. Jangan sampai mengembangkan sesuatu yang tidak ditopang oleh potensi daerah.
“Dan yang paling penting itu harus link and mesh dengan dunia usaha. Karena yang menjadi sekarang ini ada hilirisasi. Kadang ada produk-produk tetapi nda tau setelah produknya itu selesai mau dibawa kemana. Ini harus link dengan dunia usaha, imbuhnya.
“Kita memang sudah ada rancangan. Sementra kita kelolah,” pungkasnya.



