SULSELEKSPRES.COM – Pencalonan Gibran Rakabuming di Pilkada Solo menuai pro kontra dikalangan pendukung Presiden Jokowi.
Sebagian memberikan dukungan, namun ada pula yang menolak Gibran dicalonkan di Pilkada. Dua tokoh pendukung fanatik Presiden Jokowi, Abdillah Toha dan Denny Siregar bahkan berdebat soal majunya putra Presiden Jokowi ini di Pilkada.
Abdillah Toha melalui cuitan Twitternya menyentil pencalonan Gibran yang dianggap belum memiliki track record dibandingkan kader PDIP lainnya. Sentilan Abdillah ini saat dia menanggapi cuitan Denny Siregar yang bersikap sebaliknya yakni mendukung pencalonan Gibran.
Baca: Jokowi Diminta Terbitkan Keppres Tetapkan Gibran dan Bobby Pemenang Pilkada
“Solo itu gudangnya PDIP dan sangat loyal. Siapapun yg dicalonkan hampir pasti menang. Masalahnya kenapa calonkan Gibran yg belum punya trek samasekali. Bung DS, kalo sayang Jokowi, mari jangan jerumuskan beliau. Sekali2 boleh kritik beliau agar selamat,” kata Abdillah dilihat, (24/7/2020).
Dia mengatakan kalau tidak benar warga Solo mendesak agar Gibran maju di Pilkada. “Tidak benar warga Solo mendesak Gibran maju. Malah mereka awalnya menolak tapi gagal melawan maunya bos. Yang bener ah. Masak anda bandingkan Gibran dgn R Kennedy, G Bush dll,” katanya.
Adapun Denny Siregar menganggap kalau pencalonan Gibran adalah hal wajar. Fakta di lapangan disebut kalau hasil riset memperlihatkan Gibran memiliki elektabilitas tinggi dan potensial memenangkan Pilkada.
“Pak @AT_AbdillahToha yth, contoh politik dinasti di AS bukan membandingkan, hanya berisi penjelasan. Sy jg melihat fakta bhw hasil survey memilih Gibran, dan wajar @PDI_Perjuangan melihat hasil survey bukan krn “kemauan bos’, ” kata Denny Siregar.
Pak @AT_AbdillahToha yth, contoh politik dinasti di AS bukan membandingkan, hanya berisi penjelasan.
Sy jg melihat fakta bhw hasil survey memilih Gibran, dan wajar @PDI_Perjuangan melihat hasil survey bukan krn "kemauan bos".
Begitu, bapak.. 🙏https://t.co/bOkNzecKUa https://t.co/69pooQFcmo
— Denny siregar (@Dennysiregar7) July 22, 2020
Seperti diketahui, Gibran sudah dipastikan maju di Pilkada Solo setelah melalui polemik dalam internal PDIP. PDIP lebih memilih mencalonkan Gibran dibanding kader PDIP lainnya.



