SULSELEKSPRES.COM – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto menepis tudingan, bahwa penetapan tersangka Kivlan Zen dalam dugaan kasus rencana pembunuhan 5 tokoh nasional adalah rekayasa.
“Masya Allah saya katakan tidak,” ucap Wiranto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/6/2019) dilansir CNNIndonesia.
Ia mengklaim, penetapan status tersangka Kivlan telah melewati rangkaian penyelidikan yang dilakukan kepolisian. Apalagi, kata dia, pihak kepolisian juga mendapat keterangan lanjutan dari sejumlah pelaku yang ditugasi untuk melakukan pembunuhan terhadap lima tokoh.
BACA: Laporan Bekas Komandan Tim Mawar Ditolak Polisi
“Jadi ini bukan karangan kami dan ini paling tidak sudah bisa menetralisir bahwa ‘Ah Wiranto lebay, ini karangan pemerintah, karangan aparat keamanan untuk mencari popularitas’,” ujarnya.
Selain itu, sambungnya, pemerintah dan pihak Kepolisian juga sengaja membeberkan kronologi dan fakta terjadinya penembakan ketika kerusuhan 21-22 Mei berlangsung untuk membuktikan bahwa bukan pihak kepolisian yang melakukan hal itu.
Kendati begitu, Wiranto belum bisa membagi keterangan lebih rinci terkait kelanjutan proses hukum pascakerusuhan 21-22 Mei 2019. Sebab, sambungnya, hasil penyelidikan masih terus diproses oleh pihak Kepolisian.
Penulis: Agus Mawan



