24 C
Makassar
Friday, March 20, 2026
HomeDaerahPintu Pelimpahan Bendungan Bili-bili Dibuka, Warga Diminta tak Panik

Pintu Pelimpahan Bendungan Bili-bili Dibuka, Warga Diminta tak Panik

- Advertisement -

GOWA,SULSELEKSPRES.COM – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang terpaksa membuka pintu pelimpahan air Bendungan Bili-bili, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Senin (6/4) malam tadi.

Pembukaan pintu pelimpahan air dibuka setinggi 15 centimeter akibat curah hujan yang tinggi di hulu Sungai Jeneberang sehingga mengakibatkan debit air meningkat.

“Curah hujan yang cukup tinggi di hulu, sudah mau batas normal elevasinya sekarang yakni 99.41 Mdpl. Kalau tidak dibuka dan hujan terus di hulu nanti tidak bisa terkendali, jangan sampai kita kejadian seperti tahun lalu jadi kita antisipasi lebih awal,” kata Kepala BBWS Pompengan Jeneberang Supardji, Selasa (7/4/2020).

Meski dilakukan pembukaan pintu air pihaknya meminta agar warga tidak panik, pasalnya kondisi Sungai Jeneberang saat ini masih bisa menampung. Meski demikian ia mengimbau agar masyarakat tidak beraktivitas di hilir.

“Posisi sungai itu masih aman, hanya kita khawatir kalau ada orang yang mencari ikan di dalamnya dan melakukan penyebrangan. Jadi disampaikan kepada masyarakat sekitar untuk tidak melakukan kegiatan penyebrangan sungai, menambang, menjala ikan di hilir bendungan dan hilir Sungai Jeneberang,” jelasnya.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gowa Iksan Parawansyah juga mengimbau untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, masyarakat diminta agar tidak beraktivitas di hilir Sungai Jeneberang

“Saya rasa surat dari BBWS Pompengan Jeneberang sudah cukup jelas untuk masyarakat yang bermukim di bantaran Sungai Jeneberang dan yang menggunakan transportasi penyebrangan di Sungai Jeneberang untuk sementara jangan dulu melakukan aktifitasnya,” ujarnya.

Ia menambahkan pihak BPBD akan tetap siaga dan memantau perkembangan kondisi termasuk update informasi data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) maupun dari BBWS Pompengan Jeneberang.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img