26 C
Makassar
Saturday, February 14, 2026
HomeMetropolisPj Gubernur Evaluasi Kondisi Ekonomi Sulsel Lewat BI

Pj Gubernur Evaluasi Kondisi Ekonomi Sulsel Lewat BI

PenulisAgus Mawan
- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono berkunjung ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Cabang Sulsel, Jalan Jendral Sudirman Makassar. Kamis (30/8/2018).

Kunjungan tersebut dalam rangka untuk mengetahui Evaluasi Kondisi Ekonomi dan Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan Triwulan II dan Prospek Tahun 2018-2019.

Secara umum, Sumarsono mengaku sampai hari ini kondisi perekonomian khususnya pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan relatif masih menyakinkan dan terus di atas Nasional, yakni 5,3 persen, sedang untuk sulsel sebanyak 7,38 persen.

BACA: Soni Sumarsono: Jadwal Pelantikan Gubernur Sulsel Terpilih Kemungkinan Diundur

“Jadi status di atas nasional sehingga ini memberikan optimisme kondisi di Sulawesi Selatan sebagai upaya penguatan sebagai gerbang Timur Indonesia,” kata Sumarsono.

Permasalahan terkait dengan inflasi, kata Sumarsono juga dibahas. Menurutnya, inflasi yang terjadi masih terkendali dan tidak mempengaruhi target pemerintah.

“Inflasi kita relatif pada beberapa angka masih dalam target, dalam kendali itu ada ruang plus-minus diantara koridor itu kalau kita berada di area koridor itu Ya namanya juga masih dalam target,” sebutnya.

Sementara dalam laporannya, Direktur Eksekutif BI Cabang Sulsel, Bambang Kusmiarso, menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Sulsel pada triwulan II 2018 sebesar 7,38 persen year over year (yoy), tumbuh stabil dibandingkan sebelumnya 7,37 persen (yoy).

“Kita bahas terkait perkembangan ekonomi Sulsel selalu berada pada pertumbuhan nasional, ini menunjukkan ekonomi Sulsel mampu terus tumbuh tinggi tanpa kepanasan, mesin ekoniminya luar biasa. kita terakhir di atas tujuh persen,” paparnya.

Pada tahun 2015 Sulsel masih pada peringkat kelima untuk pertumbuhan ekonomi, 2016 peringkat ke tiga, 2017 masuk kedua, untuk triwulan ke II 2018 masuk peringkat empat, setelah Papua, Papua Barat dan Gorontalo.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img