31 C
Makassar
Wednesday, March 25, 2026
HomeHeadlinePKB ke Prabowo: Kalau Ngomong Dipikir Dulu

PKB ke Prabowo: Kalau Ngomong Dipikir Dulu

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Pernyataan Calon Presiden Prabowo Subianto soal selang cuci darah bisa dipakai 40 orang berbuntut panjang.

Ini setelah pihak manajemen RSCM membantah informasi dari Ketua Umum Gerindra tersebut.

BACA: Demokrat Minta Prabowo-Sandi Tidak Buat Kesalahan yang Rugikan Koalisi

Dilansir dari Detikcom, Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding menyindir Prabowo yang dianggapnya selalu keliru menyajikan data. Dia meminta Prabowo untuk memikirkan setiap ucapannya.

“Lagi-lagi, saya tuh kasihan sama Pak Prabowo ya. Karena dia selalu disuplai data oleh timsesnya data yang palsu dan lemah,” kata Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding kepada wartawan, Rabu (2/1/2019).

BACA: Jelang Pileg dan Pilpres, TNI-Polri Permantap Sinergitas

Menurutnya, Prabowo sudah sering menyampaikan informasi yang keliru. Ia pun mengingatkan informasi yang salah bisa menyebabkan keresahan publik.

“Tidak menarik ya, seorang pemimpin ngomongnya salah semua, kacau semua. Dan yang paling berbahaya yang harus disadari Pak Prabowo, dampaknya menurunkan kepercayaan publik ke RS karena membangun keresahan di publik,” ujarnya.

Kritik soal selang cuci darah di RSCM itu disampaikan Prabowo dalam pidato akhir tahun yang digelar di kediamannya di Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (30/12/2018). Prabowo mula-mula bicara soal kondisi keuangan negara hingga persoalan di bidang kesehatan.

BACA: Sindir Prabowo-Sandi, Hasto: Tes Baca Alquran Bikin Perutnya Mulas

Menurut dia, pengelolaan uang yang gagal ini menyebabkan masalah dalam pelayanan RS. Contohnya, Prabowo mengaku mendapat laporan selang cuci darah di RSCM bisa dipakai hingga 40 kali.

Karding pun lantas meminta Prabowo berhati-hati dalam bicara. Ia mengimbau Prabowo tidak lagi menggunakan hoaxdemi meraih kekuasaan.

“Menurut saya, kalau ngomong dipikir dulu deh. Saya melihat bahwa tidak ada yang selang digunakan untuk 40 orang. Apalagi sudah dibantah RS. Nggak ada, itu datahoax. Yang ada selang dipakai beberapa kali itu di orang yang sama dengan derajat kualitas sudah ada ukurannya dan terjaga betul oleh RS,” ujarnya.

BACA: Pilpres Memanas, PDIP Cerita Soal Persahabatan Erat Jokowi dan Prabowo

“Jadi sudahlah Pak Prabowo boleh menang, tapi jangan nakut-nakuti rakyat dengan data palsu. Boleh mau berkuasa, tapi jangan bikin resah rakyat. Boleh menang tapi jangan bikin lembaga pelayanan publik tidak dipercaya karena omongan beliau,” pungkas Karding.

Seperti diberitakan, pihak RSCM membantah dengan menyatakan kalau selang untuk hemodialisis hanya digunakan sekali pakai.

(*)
spot_img

Headline

spot_img
spot_img