26 C
Makassar
Wednesday, February 11, 2026
HomeHeadlinePKS Isyaratkan Kecurigaan, Ratna Sarumpaet 'Titipan' Rival Prabowo-Sandi

PKS Isyaratkan Kecurigaan, Ratna Sarumpaet ‘Titipan’ Rival Prabowo-Sandi

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Alasan kebohongan Ratna Sarumpaet yang berhasil memperdaya calon Presiden Prabowo Subianto masih menuai tanda tanya.

Pihak PKS sendiri mengisyaratkan kecurigaan kalau Ratna Sarumpaet ‘titipan’ dari lawan Prabowo-Sandi. Kecurigaan ini disampaikan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid.

Baca: Tuduh Presiden Jokowi Suruh Preman Keroyok Ratna Sarumpaet, Politisi Demokrat Minta Maaf

Hidayat Nur Wahid mengaku heran Ratna Sarumpaet sempat masuk timses Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Terlebih karena Ratna dianggap sebagai bagian dari pendukung Ahok di Pilgub DKI 2012.

“Bu Ratna itu, saya juga agak aneh ya, kok dia masuk ke… menjadi timses. Karena kan kalau ukurannya dengan koalisi PKS dan Gerindra melalui Pilgub di DKI, lah kan beliau pendukung Ahok,” kata HNW di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/10/2018) dilansir dari Detikcom.

Tak berhenti disitu, Hidayat menyebut ada sejumlah bukti kalau Ratna adalah Ahokers.

Baca: Sindir Ratna Sarumpaet, Ari Wibowo: Gaes Aku Mau Operasi Plastik

“Beliau pake baju kotak-kotak dengan anaknya, berbangga hari begini (salam tiga jari) menyatakan akan memenangkan Ahok. Ada foto dia dengan Ahok dan sebagainya,” ucapnya.

“Saya juga heran kok dia bisa masuk sebagai timses,” tegasnya.

Ratna Sarumpaet memang sempat mendukung Jokowi-Ahok di Pilgub DKI 2012. Namun di tahun 2016, Ratna menegaskan sudah tak lagi mendukung Ahok. Ratna menjadi bagian dari peserta aksi 212 yang menuntut Ahok dipenjara saat itu.

Baca: Jubir Prabowo-Sandi: Ratna Sarumpaet Manfaatkan Kebaikan Pak Prabowo

Muncul Spekulasi Ratna Disuap

Kwik Kian Gie, Politisi senior juga mengaku telah menaruh kecurigaan akan gelagat Ratna.

Bahkan Kwik mengaku sempat mengingatkan Sandiaga Uno untuk mewaspadai Ratna. Kecurigaannya terhadap Ratna muncul setelah bertemu dan berbincang dengannya pada 6 September lalu.

 

Baca Juga: 3 Alasan Pihak Prabowo-Sandi Curigai Ratna Sarumpaet Titipan Kubu Jokowi-Ma’ruf

 

Kwik mengatakan dalam pertemuan itu Ratna bicara soal dana US$100 juta atau sekitar Rp1,5 triliun yang ditransfer seseorang dari Inggris untuk kepentingan mereka.

Baca: Dampak Hoax Ratna Sarumpaet: Presiden Jokowi Dituduh Suruh Preman Lakukan Kekerasan

“Waktu itu Ibu Ratna datang dengan beberapa temannya menceritakan tentang dana yang sangat besar, sekitar US$100 juta yang ditransfer dari Inggris untuk kepentingan mereka,” kata Kwik saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (5/10) lalu.

Kwik tak menjelaskan lebih jauh mengenai kepentingan yang dimaksud oleh Ratna. Dia melanjutkan berdasarkan pengakuan Ratna, dana itu tak bisa dicairkan di Indonesia karena diblokir oleh pihak bank. Kwik lalu menanyakan maksud Ratna menceritakan hal itu kepada dirinya.

“Ratna saat itu menjawab hanya ingin minta saran. Saya bilang saya hanya bisa beri saran kalau saya tahu bukti transfernya mana,” ujar Kwik.

“Kalau orang transfer kan ada dokumennya,” ujarnya menambahkan.

Bukannya memberikan bukti transfer, Ratna disebut Kwik malah menjelaskan panjang lebar soal dana transfer. Namun penjelasan Ratna menurut Kwik hanya berputar-putar saja.

Kwik mengatakan, Ratna memang sempat memberikan setumpuk dokumen kepada dirinya. Hanya saja, dokumen itu berupa peraturan bank dan bukan dokumen bukti transfer dana yang diceritakan Ratna.

“Tidak ada dokumen transfer sama sekali,” ujar Kwik.

Dari pembicaraan itulah Kwik mengaku mulai mencurigai Ratna. Dia lantas memberitahu kepada Sandiaga perihal ini.

(*)

spot_img

Headline

spot_img
spot_img