PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Parepare, Hasan Ginca, angkat bicara terkait kelangkaan gas LPG 3kg yang terjadi di Parepare.
Dia mengatakan, lonjakan konsumsi terhadap gas LPG 3kg memang terjadi secara mendadak pasca Iduladha atau sejak Agustus ini. Hal itu, kata dia, disebabkan oleh beberapa hal tak terduga dalam batasan wajar, yang terjadi di tengah pandemi Covid-19.
“Persoalan yang dimaksud yakni pergelaran pesta pernikahan atau hajatan, yang sempat tertunda pada saat pademi, begitupun dengan geliat ekonomi sudah mulai tumbuh kembali setelah lama, dan memasuki new normal,” terangnya, Rabu (12/08/2020).
Hasan yang masih menjabat Kepala Dinas Sosial ini menjelaskan, kelangkaan juga terjadi pada titik tertentu, karena di wilayah tersebut kemungkinan banyak hajatan sehingga terjadi peningkatan konsumsi.
“Karena di pangkalan lain yang tidak banyak hajatan di sekitarnya, justru masih banyak stok tersedia. Jadi, langka yang dimaksud ini sifatnya situasional, namun kami akan tetap melakukan evaluasi. Kami juga memastikan kelangkaan ini segera teratasi secepatnya,” ungkapnya.
Hasan menambahkan, mengenai persoalan tersebut pihaknya bersama tim terus melakukan pemantauan dan pengawasan ke tingkat pangkalan, supaya gas LPG 3kg tersebut, disalurkan tepat sasaran untuk warga yang berhak.
“Usaha menengah ke atas juga terus kami awasi, mengingatkan, edukasi dan imbau agar tidak menggunakan LPG 3kg. Karena, kami juga tidak akan memaksakan operasi pasar, supaya kuota untuk operasi pasar tetap ada tersedia pada saat hal-hal yang lebih urgen,” tutup mantan Kadispol PP ini.
Sebelumnya, Ketua Markas Cabang (Macab) Laskar Merah Putih (LMP) Kota Parepare, H. Syamsul Latanro (HSL) meminta Dinas Perdagangan Kota Parepare, untuk mengambil langkah dalam mengatasi kelangkaan gas LPG ukuran 3kg ini.



