BONE, SULSELEKSPRES.COM – jika tak ada aral melintang dalam waktu dekat, akan dilaksanakan pelantikan pengurus Garda Nusantara Sulsel. Pasalnya, sampai saat ini pembentukan pengurus masih terus dilengkapi di tingkat kabupaten/kota.
Kabupaten Wajo dan Sinjai sudah memiliki struktur kepengurusan Garda Nusantara. Namun, untuk Bone akan siap bergabung dan membentuk kepengurusannya. Saat ini Garda Nusantara di Bumi Arung Palakka menyatakan siap menggalang anak muda Bone untuk berkreasi melalui Garda Nusantara dan akan dinakhodai salah satu politisi muda Partai Hanura, Rismono Sarlim.
BACA: Jelang Pelantikan Presiden, Bupati Bone Imbau Masyarakat Jaga Stabilitas Keamanan
“Sementara pembentukan dinda. Insya allah sebelum bulan 12 struktur sudah lengkap kami targetkan 30% perempuan dan tentunya kami mengajak anak muda yang mempunyai visi yang sama untuk membantu pemerintahan, baik di Kecamatan maupun di Desa untuk siap mengawal aspirasi masyarakat,” kata Rismono dalam keterangannya, Jumat (18/10/2019) malam.
Lanjut, kemenakan tokoh nasional Golkar, Nurdin Halid ini menjelaskan bahwa Garda Nusantara menjadi wadah yang penting bagi anak muda. Selain untuk berkreasi, Garda Nusantara ini mengajak anak muda untuk mengembangkan diri melibatkan diri dalam mengawal kepentingan sosial di tengah masyarakat.
BACA: HUT Ke-350 Sulsel, Ini Harapan Gubernur Nurdin Abdullah
“Garda Nusantara Bone tidak akan membatasi diri untuk menampung anak muda saja melainkan seluruh kelompok usia yang peduli bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Terutama, untuk mengawal roda pemerintahan di daerah itu. Program pemerintah butuh pengawalan agar benar-benar pro rakyat,” jelasnya.
Menurut, Rismono seraya menambahkan kepedulian kita pada masyarakat di bawah adalah bagaimana kita mengawal dan mengawasi program pemerintah. Begitupun sebaliknya. Kita perlu mengawal kepentingan masyarakat untuk disampaikan kepada pemerintah. Advokasi itu perlu agar masyarakat menerima haknya sebagai warga negara.
“Kabupaten Bone merupakan wilayah terluas di Sulawesi Selatan dengan sekitar 300 an desa/kelurahan. Sehingga, terkadang sentuhan pemerintah masih sulit untuk menjangkau seluruh kepentingan masyarakat secara menyeluruh dalam waktu yang cepat dan juga masih banyak hak-hak warga Bone yang belum belum tersentuh secara adil dan menyeluruh. Karena itu, melalui Garda Nusantara, pihaknya akan menjadi salah satu elemen masyarakat yang siap mengadvokasi warga untuk menerima haknya dari pemerintah, kami siap menjadi “jembatan” antara masyarakat dan pemerintah. Demikian sebaliknya. Membantu pemerintah dalam menjalankan misinya kepada masyarakat hingga ke desa,” tambahnya.



