25 C
Makassar
Saturday, February 21, 2026
HomeDaerahPresiden Jokowi Kurban Di Sulsel, Sapi Pilihannya Mencapai 1 Ton

Presiden Jokowi Kurban Di Sulsel, Sapi Pilihannya Mencapai 1 Ton

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Presiden RI, Joko Widodo kembali memilih sapi kurban untuk Idul Adha di peternakan sapi milik warga desa Alatengae, Bantimurung, Maros, Sulawesi Selatan. Jokowi memilih sapi jenis simental, yang beratnya mencapai 971,5 kilogram.

Sapi pilihan Jokowi ini ditargetkan mencapai bobot hingga 1 ton sampai Idul Adha. Pemberian pakan untuk sapi tersebut dilakukan secara maksimal, bahkan sapi itu bisa memakan lebih dari 10 karung rumput gajah per hari.

BACA: Temui Jokowi, Suzanna Ketua PKPI Sulsel Sampaikan Ini

“Kalau proses pakannya baik selama beberapa hari ke depan ini, mudah-mudahan bisa sampai 1 ton beratnya. Sapi ini memang dipilih dari beberapa sapi sejenisnya. Prosesnya cukup panjang, karena ada pemeriksaan dari tim dokter hewan,” kata Kepala UPT Kesehatan Hewan Maros drh Ujistiani Abidin dikutip dari Detik.com, Kamis (1/8/2019).

Selain perawatan fisik, sapi yang dijual seharga Rp 48 juta itu juga setiap saat diperiksa oleh tim dokter hewan. Tim memantau gigi, hidung, kaki, hingga gerak tubuh sapi untuk menjamin kondisi sapi pilihan Jokowi ini tetap dalam kondisi baik sampai Idul Adha.

BACA: Idul Adha 2019: Begini Doa Sembelih Hewan Untuk Orang Lain

“Hampir setiap hari juga dokter hewan datang periksa semuanya. Biar kotoran juga diperiksa sama mereka. Katanya untuk memastikan tidak cacingan. Pokoknya perlakuannya istimewalah, karena memang untuk Pak Jokowi,” lanjutnya.

Sementara itu, Haji Pacong salah seorang peternak mengatakan, bawha sapi pilihan Jokowi mendapatkan perlakuan khusus dari ratusan sapi lainnya. Sapi tersebut sangat dijaga kebersihannya.

“Sangat istimewa, Pak. Saya mandi saja cuma sekali, kalau sapi ini mandinya dua kali sehari, kadang juga empat kali sehari untuk menjaga kebersihan badannya. Mandinya juga itu kita selalu gosok sampai bersih. Pokoknya lebih dari kitalah,” kata Pacong.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img