24 C
Makassar
Friday, February 13, 2026
HomeHukrimPrihatin Dengan Kondisi Tenaga Medis, PPNI Siap Lakukan Advokasi

Prihatin Dengan Kondisi Tenaga Medis, PPNI Siap Lakukan Advokasi

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Kondisi tenga medis sat ini memang tengah marak diperbincangkan. Sebagai pasukan yang bergerak di garda terdepan dalam penanganan Covid-19, tenaga medis justru banyak mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan.

Beberapa diantara mereka telah gugur karena tertular virus mematikan tersebut pada saat menangani pasien positif. Beberapa dari mereka harus rela menerima upah yang tidak begitu layak dibanding perjuangan mereka. Parahnya lagi, beberapa diantara mereka justru mendapat perlakuan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Menanggapi kondisi ini, Ketua Bidang Hukum dan Politik Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kota Makassar, Ahmad Susanto, mengatakan pihaknya sangat prihatin dan siap melakukan advokasi kepada tenaga medis yang mendapat perlakuan kurang menyenangkan.

“PPNI merasa prihatin dan siap untuk mengadvokasi kepentingan mereka. Meskipun ini masih masa pandemi, kami berharap tidak ada Rumah Sakit yang melakukan PHK,” ujar Ahmad Susanto kepada Sulselekspres.com, Jumat (10/7/2020).

BACA: Fix Dipusatkan di Pulau Jawa, Liga 1 Digelar Oktober Sampai Februari

Mengenai kasus PHK yang baru saja terjadi di Rumah Sakit Islam (RSI) Faisal, Ahmad Susanto mengatakan sedang melakukan mediasi dengan pihak yayasan dan direksi rumah sakit.

Diketahui, RSI Faisal melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada 157 karyawan mereka. Dari 157 tersebut, terdapat 73 perawat yang terkena imbasnya.

“Soal RSI Faisal ada sekitar 73 orang perawat. saat ini sedang dibangun proses mediasi dengan pihak yayasan dan direksi,” terang Ahmad.

Meski begitu, Ahmad Susanto mengatakan kasus yang menimpa 73 perawat RSI Faisal tersebut belum dibawa ke ranah hukum. Sebab menurutnya, jalur hukum merupakan opsi terakhir dari persoalan yang sedang dihadapi.

“Belum ada upaya ke jalur hukum. Itu akan jadi langkah terakhir,” tegasnya.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img