29 C
Makassar
Wednesday, March 18, 2026
HomeDaerahProses Belajar Mengajar Tatap Muka di Bone Sudah Mulai Diujicobakan

Proses Belajar Mengajar Tatap Muka di Bone Sudah Mulai Diujicobakan

PenulisYusnadi
- Advertisement -

BONE, SULSELEKSPRES.COM – Proses belajar mengajar tatap muka di sejumlah sekolah di Kabupaten Bone pada hari Senin (17/5/2021), telah diberlakukan.

Namun, pemberlakuan ini hanya ujicoba terlebih dahulu dengan menerapkan protokoler kesehatan pencegahan Covid-19.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Nursalam mengungkapkan bahwasanya uji coba tatap muka yang kita lakukan ini dengan terbatas atau semacam simulasi.

“Jangan sampai nanti pada saat betul-betul dilaksanakan kita jadi kaku jadi kita lakukan uji coba ini untuk mau melihat apa kekurangan dan dimana letak kesusahannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut Nursalam uji coba belajar tatap muka ini dilakukan dengan penuh pertimbangan yang matang selama dua minggu.

“Jadi kita berlakukan dulu 1 sekolah 1 Kecamatan selama dua minggu yaitu TK, SD dan SMP, akan tetapi tidak semua yang melakukan hanya sekolah yang dianggap siap baik dari sarana dan muridnya, jika dua minggu tidak ada kendala baru kita tambah lagi begitu seterusnya sampai semua sekolah bisa belajar tatap muka dengan tetap penuh mematuhi protokoler kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SDN 23 Jeppe’e Murniati yang melaksanakan uji coba belajar tatap muka hari ini mengatakan setelah mendapat izin dari pihak Dinas Pendidikan kami laksanakan sesuai protokoler kesehatan.

“Jadi murid kami batasi maksimal hanya 15 orang yang bisa belajar dulu dengan secara bergantian mereka belajar disekolah itu hanya dua kali satu minggu selebihnya masih belajar dirumah,” katanya.

Selain itu, kata Murniati, kami juga sudah menyiapkan alat protokoler kesehatan antara lain alat tes suhu masker dan hand sanitizer serta menyiapkan tempat cuci tangan di depan pintu gerbang sekolah

“Jadi ketika murid mau masuk harus cuci tangan dulu, dicek suhunya dan diwajibkan untuk memakai masker sebagai tambahan,” lanjutnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Andi Syamsiar Halid menyebut ada 81 sekolah menggelar tatap muka dari 27 kecamatan di kabupaten Bone.

“Mulai 17 Mei ini tiga sekolah diuji coba tatap muka di setiap kecamatan. Sekolah diuji coba terdiri satu taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP),” ujarnya.

Lebih lanjut kata A Syamsiar, jika tidak ada halangan dua minggu ke depan, tepatnya 31 Mei, akan kembali dibuka dua masing-masing sekolah untuk uji coba tatap muka.
Kemudian pertengahan Juli mendatang sekolah tatap muka secara resmi dilakukan.

“Jika tidak ada kendala, pertengahan Juli mendatang sekolah tatap muka digelar,” tambahnya.

Andi Syamsiar pun menyampaikan, pihaknya menginginkan yang terbaik bagi pendidikan di Bone.

“Perkembangan proses pembelajaran harus ditingkatkan,” pesannya.

Sebelum dilakukan uji coba sekolah tatap muka, pihaknya juga telah memantau kesiapan protokol kesehatan setiap sekolah.

“Jadi setiap sekolah wajib memiliki tempat cuci tangan dan hand sanitizer. Termasuk pengukur suhu tubuh. Para murid wajib menggunakan masker. Ditambah dengan face shield. Selain itu, kebersihan sekolah wajib pula diperhatikan. Mulai dari dalam kelas hingga pekarangan sekolah,” ungkap Syamsiar.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img