SULSELEKSPRES.COM – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang dianggapnya tidak kooperatif menyelesaikan persoalan pengelolaan sampah.
Rahmat Efendi bahkan membandingkan bagaimana kerjasama DKI dan Bekasi oleh Gubernur Anies dan Gubernur sebelumnya, Ahok.
Baca: Sering Dituduh Anti Islam, Jokowi Justru Dinobatkan 16 Besar Muslim Berpengaruh Dunia
“Sejak gubernurnya (DKI-red) baru, jangankan untuk bantuan awal pemerintahan, komunikasi saja seolah-olah berhubungan dengan tujuh lapis langit,” kata Rahmat Effendi dilansir dari Detikcom, Sabtu (20/10/2018).
Pepen tak menampik masalah penyetopan truk sampah dari DKI Jakarta ke Bekasi terkait dana hibah dari DKI yang belum cair. Dia meminta dana hibah itu segera dicairkan atau jika tidak kerja sama Bekasi dengan DKI dihentikan.
Baca: Rocky Gerung Tanggapi Pidato Game Of Thrones Presiden Jokowi
“Pak Gubernur-nya tidak peduli dengan pemkot dan rakyat Bantargebang. Tidak soal. Hanya ada satu konsekwensi berarti DKI tidak butuh Pemkot dan tidak butuh lokasi TPA,” sambungnya.
Postingan Presiden Jokowi
Ditengah ramainya polemik antara DKI Jakarta dan Bekasi, Presiden Jomowi yang juga merupakan mantan Gubernur Jakarta memposting foto dimedia sosialnya.
Foto saat jelang berakhirnya masa menjadi Gubernur untuk dilantik jadi Presiden.
Baca: Budiman Sudjatmiko Kritik Keras Fahri Hamzah Sebagai Perusak Kewarasan
“Melihat kembali foto ini: saya mengemas buku-buku ke dalam kardus di ruang kerja Gubernur DKI Jakarta, beberapa hari sebelum 20 Oktober 2014,”
“Ternyata, sudah empat tahun berlalu ketika saya berpindah kerja ke Istana Kepresidenan di Jalan Medan Merdeka Utara.,” tulis Jokowi. (Kronologi)
Melihat kembali foto ini: saya mengemas buku-buku ke dalam kardus di ruang kerja Gubernur DKI Jakarta, beberapa hari sebelum 20 Oktober 2014.
Ternyata, sudah empat tahun berlalu ketika saya berpindah kerja ke Istana Kepresidenan di Jalan Medan Merdeka Utara. pic.twitter.com/tVIjE603ly
— Joko Widodo (@jokowi) October 20, 2018



