25 C
Makassar
Tuesday, February 3, 2026
HomeNasionalRilis Temuan Anggaran  influencer, Denny Siregar Serang ICW

Rilis Temuan Anggaran  influencer, Denny Siregar Serang ICW

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Penggiat media sosial Denny Siregar, memberikan kritik balik usai lembaga Indonesian Corruption Watch (ICW) merilis temuan anggaran miliaran rupiah yang digelontorkan pemerintah untuk jasa influencer

Menurut dia, sosialisasi program pemerintah melalui jasa  influencer wajar diera saat ini. Dimana sosialisasi pemerintah sudah tidak harus melalui media mainstream.

“Orang2 di @sahabatICW ini kayaknya dinosaurus semua. Trus maksudnya kalau sosialisasi program hrs terus ke @tempodotc @kompascom @detikcom dan media2 mainstream ? Atau pake bilboard & iklan tv yg lbh mahal ? Zaman udah berubah, we. Ini zaman medsos,” kata Denny Siregar, (21/8/2020).

Sosialisasi program di media sosial dianggap memiliki pembaca jelas dengan biaya lebih murah. Denny juga menyindir soal pendapatan ICW.

Tuh @sahabatICW, media online lagi pada sekarat. Biasanya pendapatannya banyak dari pemerintah utk sosialisasi program. Sekarang, pemerintah lbh suka pake influence krn lebih murah dan pembacanya jelas.. Eh @sahabatICW juga turun ya pendapatannya,” katanya.

Sebelumnya, ICW merilis kalau pemerintah dalam beberapa tahun terakhir banyak menggelontorkan dana untuk aktivitas digital. Dalam kurun waktu 2014-2018, pemerintah menggelontorkan dana puluhan miliar rupiah untuk aktivitas digital dalam bentuk jasa influencer.

“Ya ini khusus untuk influencer ya, total anggaran belanja pemerintah pusat untuk aktivitas yang melibatkan influencer mencapai 90,45 miliar rupiah,” kata Peneliti ICW Egi Primayogha, Kamis (20/8) dikutip dari Kumparan.

Adapun angka tersebut didapatkan oleh ICW berdasarkan penelusuran singkat pada 14 sampai 18 Agustus 2020 di situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Adapun influencer ini membawa tugas menyampaikan program-program pemerintah

Secara umum, ICW menemukan total belanja pemerintah pusat terkait aktivitas digital di periode itu capai Rp 1,29 triliun.

(*)

spot_img

Headline

spot_img
spot_img