24 C
Makassar
Saturday, February 14, 2026
HomePolitikSederet Alasan KPU Makassar Menggelar Debat di 24 November

Sederet Alasan KPU Makassar Menggelar Debat di 24 November

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Komisi Pemilihan Umum ((KPU) Kota Makassar telah merilis jadwal debat kandidat tahap kedua Pemilihan Walikota dan wakil Walikota Makassar 2020 ini.

Hasil kesepakatan, KPU kota Makassar menetapkan tanggal (24/11/2020) debat kandidat kedua bakal dilaksanakan. Lokasi debatnya tetap berada di inu kota negara, Jakarta Pusat.

Hal itu disampaikan oleh Komisioner KPU Makassar Divisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat (Parmas), dan Pendidikan Pemilih, Endang Sari, kepada awak media.

“Teman-teman, Debat Publik tahap kedua Pilwali Makassar 2020 akan dilaksanakan tanggal (24/11/2020),” singkat Endang, Kamis (19/11/2020) malam.

Lebih lanjut Endang mengatakan, ada sederet alasan yang melatarbelakangi lahirnya kesepakatan penetapan waktu debat di tanggal (24/11/2020) mendatang.

Alasan rentang waktu dan persiapan menuju debat ketiga, serta pengambilan waktu di luar hari libur dinilai memiliki efek yang positif dalam mensukseskan berlangsungnya debat kedua ini.

“Yang pertama karena kita mempertimbangkan jarak dari debat kedua menuju debat ketiga. Kan jaraknya 10 hari. Jadi kita pikir itu cukup untuk melakukan persiapan,” jelas Endang kepada Sulselekspres.com.

“Kita juga punya sederet tahapan yang harus dilaksanakan. Itulah salah satu alasan juga debat digelar pada tanggal (24/11/2020) mendatang,” lanjut Endang, Kamis (19/11/2020) malam.

Sementara pemilihan waktu di hari Selasa dinilai bisa meminimalisir hal-hal negatif, seperti potensi kerumunan massa dan antusias nonton bareng di tempat-tempat tertentu.

“Kita sengaja ambil hari kerja supaya masyarakat tidak terlalu masif merencanakan nonton bareng. Setidaknya, waktu di luar hari libur bisa sedikit menghindarkan masyarakat dari kerumunan.”

“Meskipun debatnya di malam hari, tapi kan kalau hari kerja biasanya masyarakat lelah setelah beraktivitas seharian dengan pekerjaannya. Makanya kita juga imbau mereka agar nonton bareng di rumah saja,” jelas Endang.

Sementra terkait sejumlah catatan yang diberikannoleh sejumlah paslon, KPU Makassar mengaku sudah mengantisipasi hal tersebut dan siap melaksanakan apa yang menjadi catatan masing-masing paslon.

“Kita sudah baca soal catatan evaluasi paslon. Terkait keamanan, kita sudah komunikasikan dengan Polda Metro Jaya. Kita lakukan pengamanan berlapis. Kita juga akan imbau paslon untuk tidak membawa pendukung ke lokasi debat. Kita akan lampirkan di surat indangan nanti.”

“Sementara untuk teknis dan durasi, kita juga sudah sepakat menambah durasi menjawab untuk masing-masing paslon. Jadi waktu menjawabnya lebih bayak dibanding debat perdana,” beber Endang.

Untuk stasiun televisi yang akan menayangkan debat kandidat kedua Pilwali Makassar, pihak KPU mengaku masih menunggu hasil PBJ dan akan mengumumkan setelah ada hasilnya.

“Untuk stasiun tv kita masih menunggu proses PBJ berlangsung. Nanti kalau sudah ada hasil akan kami sampaikan,” tutup Endang.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img