MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Penyebaran Covid-19 di kota Makassar kian melonjak. Bahkan, sebelumnya Pemkot Makassar diduga menjadi klaster baru, setelah sejumlah pegawai dan kepala.Dinasnya terkonfirmasi positif Covid-19.
Yang terbaru, kantor DPRD kota Makassar kembali menjadi sorotan. Sebab, setelah pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Dewan mereka, Andi Bukti Djufrie, terkonfirmasi positif Covid-19.
Tidak berhenti di situ, pasca Andi Bukti dinyatakan positif, jajaran DPRD kota Makassar, mulai dari anggota dewan sampai pada pegawai dan staf menjalani seab tes.
Hasilnya, sepuluh dari semua yang menjalani swab tes dinyatakan positif. Dari jumlah tersebut, lima diantaranya adalah anggota dewan (empat orang laki-laki dan satunorang perempuan).
Sementara lima sisanya adalah jajaran staf dan pegawai di lingkup DPRD kota Makassar.
Hasil tersebut dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan kota Makassar, tertanggal (22/12/2020) lalu.
Selain itu, kantor DPRD kota Makassar juga disterilisasi melalui penyemprotan cairan disindektan ke setiap sudut ruangan, untuk memastikan semuanya steril.
Informasi ini juga dibenarkan oleh Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hubungan Masyarakat (Humas) DPRD kota Makassar, Taufik, kepada awak media.
“Ada 10 orang. Itu hari pertama sama hari kedua. Lima orang dewan. 4 laki-laki dan 1 perempuan,” jelasnya, Kamis (24/12/2020) malam.
Informasi ini baru terkuak, sebab sebelumnya ditutup rapat. Akan tetapi, menurut Taufik, informasi tersebut hanya bisa disampaikan oleh yang bersangkutan karena dianggap sebagai privasi.
“Bukan ditutup-tutupi. Baru juga saya perhatikan bahwa yang bisa umumkan positif yang bersangkutan sendiri, tidak boleh orang lain. Karena itu privasi,” jelas Taufik.



