25 C
Makassar
Thursday, February 19, 2026
HomeRagamSeorang Pilot Dibalik Bantuan Logistik Korban Gempa Sulawesi Tengah

Seorang Pilot Dibalik Bantuan Logistik Korban Gempa Sulawesi Tengah

- Advertisement -

PALU, SULSELEKSPRES.COM – Satu hingga puluhan rute pesawat pengangkut bantuan logistik bagi koban gempabumi dan tsunami keluar masuk ke Bandara SIS Al-Jufri, kota Palu, Sulawesi Tengah.

Sejak persitiwa ini, banyak yang terlibat membantu korban bencana gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi, baik dari lini SAR hingga Masyarakat umum.

Namun, ada peran yang begitu penting dibalik distribusi bantuan atau mengevakuasi pengungsi ke kota lainnya, yakni para pilot pesawat.

BACA: Gempa Bumi Terkini Hari Ini, Giliran Maluku Berguncang 5,4 Skala Richter

Salah satunya, Kapten Wildy Wanua, seorang pilot Indonesia Air, yang mengantarkan bantuan logistik dan juga tenaga sukarelawan ke Sulawesi Tengah.

Walaupun menurutnya, kondisi runway di Bandara SIS Al-Jufri terjadi kerusakan sepanjang 250 meter, namun Ia mengaku berani mendaratkan pesawat jenis ATR yang dikemudikannya.

Ia beberapa kali ke lokasi tersebut untuk mengirimkan bantuan dari Makassar ke Palu. Seperti halnya pada, Kamis (11/10/2018).

BACA: IGI Gelar Traumatic Healing Bagi Korban Gempa Sulteng

Ia mengirimkan bantuan dari PT Vale Indonesia dan bantuan lainnya dari masyarakat, termasuk tim kesehatan dari Universitas Hasanuddin yang di Pimpin oleh Idrus Paturusi.

“Jadi ini juga menjadi pengalaman yang berkesan bagi saya, membantu saudara-saudara kita di Palu dan Donggala,” sebut pilot yang telah berpengalaman selama 25 tahun ini.

BACA: Gagal Panen, Pria di Sidrap Mengatasnamakan Korban Gempa Palu Tipu Masyarakat

Jadi saat ada permintaan bantuan kemanusiaan ke Palu. Ia mengaku terdorong untuk mendedikasian dirinya demi misi kemanusiaan ini.

“Ada rasa senang tersendiri melayani saudara sebangsa yang terkena musibah, mau ngak mau kami terlibat dalam bantuan kemanusian ini yang terkena musibah,” sebutnya.

Pria kelahiran tahun 1970 ini berpesan bagi pilot muda, selain untuk melayani penerbangan komersil, juga bersedia untuk melayani saudara sebangsa yang terkena musibah.

Penulis: Agus Mawan
spot_img

Headline

spot_img
spot_img