31 C
Makassar
Sunday, March 29, 2026
HomeRagamSiapa ARSA Kelompok milisi di Myanmar ?

Siapa ARSA Kelompok milisi di Myanmar ?

- Advertisement -

Apa yang terjadi pada warga Rohingya?

Setidaknya 6.700 warga etnis Rohingya tewas sebulan setelah serangan ARSA pada otoritas sipil Myanmar, Agustus 2017. Data itu dihimpun Doctors Beyond Borders, organisasi kemanusiaan yang bekerja di daerah perang.

Usai melakukan investigasi internal, November lalu, angkatan bersenjata Myanmar mengklaim lembaga mereka tidak bersalah dalam krisis Rohingya. Mereka menyebut jumlah korban tewas dalam krisis itu berjumlah 400 orang.

Militer Myanmar mengklaim tidak membunuh satu pun warga Rohingya. Mereka juga menyebut tidak pernah memperkosa wanita dan anak perempuan kelompok minoritas itu.

Angkatan bersenjata Myanmar juga mengklaim tidak pernah membakar desa tempat tinggal etnik Rohingya atau menjarah harta benda di dalamnya.

Pernyataan otoritas Myanmar tersebut berbeda dengan fakta lapangan yang disaksikan koresponden BBC.

Sementara itu, pimpinan organisasi hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut rentetan kejadian di Rakhine mirip operasi dasar pembasmian etnik.

Bangladesh dan Myanmar telah bekerja sama untuk memulangkan sebagian dari 650 ribu pengungsi Rohingya ke Rakhine.

Akan tetapi, hingga kini belum ada kejelasan tentang syarat pemulangan itu, termasuk apakah warga Rohingya dapat kembali ke desa mereka atau tinggal di kamp pengungsian.

Sumber: BBC Indonesia

spot_img

Headline

spot_img
spot_img