“Ini agar publik dapat referensi terhadap anggata dewan malas sehingga kedepan mereka yang malas itu tidak dipilih kembali,” kata dia.
BACA: Legislator DPRD Sulsel Ini Sebar Perda Pendidikan di Unibos
Sebelumnya, Anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulsel Mohammaf Jafar Sodding mengungkapkan bila pihaknya telah melakukan rapat BK beberapa waktu lalu. “Iya kami sudah sepakati mengevaluasi kehadiran anggota di setiap rapat-rapat,” ujar Jafar.
Menurut legislator PKS Sulsel ini, bukan hanya daftar hadir pada rapat paripurna tapi juga di semua alat kelengkapan dewan (AKD).
“Hasilnya BK sampaikan ke pimpinan DPRD untuk di tindaklanjuti sebagaimana mestinya,” jelas Jafar yang pernah tercatat sebagai Wakil Ketua DPRD Makassar ini.
BACA: Guru Honorer Terancam, Komisi E DPRD Sulsel Tegas Tolak Kebijakan Pemprov
Hanya saja dia enggan berkomentar banyak tentang sanksi. BK berspekulasi dan lempar tangan ke Ketua DPRD Sulsel, HM Roem.
Anggota BK DPRD Sulsel, Muslim Salam juga bereaksi atas banyaknya wakil rakyat memiliki tingkat kehadiran yang rendah. Muslim yang juga legislator Nasdem ini bahkan mempersilahkan wartawan untuk melihat datanya di ruang BK.
“Datanya ada. Silahkan minta di ruang BK”ujar Muslim yang juga Ketua Fraksi Nasdem DPRD Sulsel ini.
Berdasarkan data BK yang diperoleh wartawan, Jumat 7 Desember 2018 kemarin, tak hanya anggota dewan, namun dua wakil ketua DPRD Sulsel yang memiliki daftar kehadiran cukup rendah yakni Ashabul Kahfi dan Syaharuddin Alrif.



