MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI), Muhammad Ramli Rahim menanggapi terkait beredarnya soal Ujian Nasional yang berhasil difoto dan disebarkan oleh peserta ujian melalui sosial media.
Hal tersebut merupakan salah satu masalah pendidikan yang tak berefek pada pelaku. Utamanya, bagi pengawas yang kecolongan saat bertugas mengawasi jalannya UNBK.
“Salah satu masalah pendidikan kita karena hukuman yang tidak mendidik, kalau pengawas hukumannya hanya itu, bisa jadi malah senang dia, bisa bebas tugas. Buat siswa pun, itu jelas terlalu ringan, tak ada juga pengaruhnya buat kelulusannya. Seharusnya siswa yang jadi pelaku dianulir kelulusannya dari sekolah atau diproses secara hukum,” tegasnya kepada Sulselekspres.com via Whatsapp, Kamis (4/4/2019).
Baca: IGI Sebut Mapel Terlalu Banyak Berdampak ke Siswa Hingga Gaji Honorer
Bagi pengawas, menurut Ketum IGI mendapatkan porsi sanksi yang berat karena lalai saat menjalankan tugas mengawasi jalannya UNBK.
“Buat pengawas, harusnya hukumannya lebih berat, misalnya penurunan pangkat atau penundaan kenaikan pangkat dalam masa tertentu, ini karena kelalaian atau bisa jadi kesengajaan,” pungkasnya.



