MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COMĀ – Posisi terburuk akibat Covid-19 sudah kita lewati. Upaya pemulihan akan terus diakselerasi sehingga akan terus didorong ke zona positif pada triwulan IV-2020 dan 2021.
Hal tersebut diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam jumpa pers secara virtual disirakan secara live melalu Youtube,pada Kamis (05/11)
Sri Mulyani menjelaskan, bahwa pada kuartal III-2020, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia tumbuh -3,49%. Kuartal sebelumnya Indonesia membukukan kontraksi (pertumbuhan negatif) 5,32% sehingga resmi masuk zona resesi.
Akan tetapi, Sri Mulyani menggambarkan berbagai perbaikan yang sudah terlihat pada kuartal III-2020. Artinya, ke depan yang ada adalah pemulihan.
“Pada triwulan III-2020 the worst is over. Dampak buruk dari Covid-19 pada triwulan II sudah kita lewati dan kita dalam tahap pemulihan,” tuturnya.
Misalnya di sektor penyediaan akomodasi makanan-minuman meningkat pesat. Pada kuartal II-2020, sektor usaha ini terkontraksi dalam tetapi kuartal berikutnya melonjak 11,9%.
Kemudian industri pengolahan atau manufaktur juga membaik meski masih tumbuh negatif. Pada kuartal II-2020, industri ini tumbuh -6,2% dan kuartal III-2020 menjadi -4,3%. “Pembalikan terjadi cukup nyata,” ujar Sri Mulyani.
Demikian pula sektor perdagangan yang pada kuartal II-2020 tumbuh negatif 6,7% menjadi negatif 5% pada kuartal berikutnya.
“Berbagai stimulus fiskal kita berikan dari insentif perpajakan maupun dorongan belanja untuk membantu bangkit kembali sektor produksi akan terus kita lakukan,” kata Sri Mulyani.



