MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Caleg incumbent DPRD Sulsel asal Partai PPP, Andi Nurhidayati mengaku mempunyai cara tersendiri untuk menjaga jaringan dan dukungannya di daerah pemilihan (Dapil) Sulsel 8 (Wajo-Soppeng).
Sekretaris Fraksi PPP DPRD Sulsel tersebut mengatakan, dinamika Pemilu sekarang sangat berubah dan masyarakat sudah mulai paham.
BACA: Bawaslu Makassar Gelar Simulasi Sengketa Pemilu
“Dalam tanda kutip sedikit saja kita melakukan kesalahan maka kita akan ditinggalkam oleh masyarakat,” ujar wanita yang akrab disapa Pung Etti tersebut, Selasa (19/2/2019).
Pung Etti, untuk saat ini memilih untuk menjaga ritme daripada aktifitasnya di masyarakat. “Jadi saya mengatakan tidak ada sekarang langkah konkrit, kita hanya mungkin lebih pada biaya relawan yang kita anggap berat tetapi rill yang dikerjakan daripada kesana buang-buang uang, besok caleg lain datang begitu juga dilakukan,” jelasnya.
BACA: Tingkatkan Industri Tembakau, Dirjen Beacukai Kunjungi ke Soppeng
Selain itu, Pung Etti mengatakan bahwa pihaknya saat ini lebih kepada membentuk tim relawan per-TPS yang betul-betul mau bergerak dan rill memperlihatkan data per TPS By name By Adress By Phone.
“Jadi itu yang saya lakukan sekarang dari 700 TPS yang ada di Kabupatem Soppeng 700 lebih kami menggarap 420 TPS dengan asumsi 1 TPS menggalang 25 KK, 1 kk kali minimal 2 dikurangi margin error berarti 50 per TPS dikali 400 saja sudah 20 ribu suara itu untuk Kabupaten Soppeng,” urai Pung Etti.



