24 C
Makassar
Saturday, March 21, 2026
HomePolitikSurvei IPI Jagokan Petahana di Pilkada Jeneponto

Survei IPI Jagokan Petahana di Pilkada Jeneponto

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pilkada Kabupaten Jeneponto dipastikan akan kembali dimenangkan oleh calon bupati Petahana Iksan Iskandar Kr Ninra yang maju berpasangan dengan H Paris Yasir (SIAP).

Fakta ini menguak dalam ekspose hasil riset lembaga survei Indeks Politica Indonesia (IPI) di Hotel Swiss-belinn Makassar, Rabu (20/6/2018).

Dalam riset IPI pada 25 Mei-7 Juni 2018, sebanyak 49,3% masyarakat Jeneponto diprediksi akan kembali memilih pasangan SIAP untuk kembali memimpin 5 tahun ke depan. Riset ini melibatkan 800 responden dan menggunakan metode mutlistage random sampling dengan margin of error 3,5%.

BACA: Survei IPI: Prof-Andalan Ungguli Tiga Pasangan Lain

Sementara Wakil Bupati Jeneponto, Mulyadi Mustamu Kr Tinggi yang maju berpasangan dengan Kasmin Makkamula Kr Gassing (BISA) harus puas diperingkat kedua dengan elektabilitas 25,2%. Sementara posisi ketiga ditempati pasangan Muh Syarif Kr Pata-Andi Thahal Fasni Kr Sutte (Syafaat) yang mengantongi elektabilitas 18,1%.

Adapun calon independen, pasangan Baharuddin Baso Jaya Kr Nai-Isnad Ibrahim Kr Lontang (Barani Uranta) hanya menggaet 2,3% elektabilitas. Tersisa hanya 5,1% responden yang belum menentukan pilihan di Pilkada Jeneponto.

BACA: H Alimuddin Gelar Reses di Jeneponto

“Petahana kami pastikan mengunci kemenangan di Pilkada Jeneponto sebab apapun tsunami yang terjadi di Jeneponto, petahana sudah memiliki lebih dari 40 persen pemilih loyalis yang tidak mungkin berpindah dukungan,” kata Direktur Eksekutif IPI, Suwadi Idris Amir.

Ia membeberkan strong voters pasangan SIAP mencapai 41% dari total 49,3% responden yang memilih calon petahana ini. Sementara strong voters pasangan BISA mencapai 18%.

Adapun strong voters pasangan Syafaat dan Barani Uranta masing-masing 12,8% dan 2%. Adapun popularitas masing-masing calon sudah berada di atas 80%. Hanya pasangan SIAP dan BISA yang popularitasnya di atas 90%.

“Dengan posisi empat pasangan, elektabilitas di atas 40 persen itu sangat menjamin kemenangan. Kecuali kalau head to head, mungkin 40 persen belum bisa menjamin kemenangan,” imbuh Suwadi.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img