MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pada laga kedua PSM Makassar di ajang Shopee Liga 1 2019 dua hari lalu, ada pemandangan yang tidak biasa disaksikan oleh para supporter PSM Makassar.
Selain kehadiran mantan wakil walikota Makassar, Daeng Ical, ternyata turut hadir pula pejabat semetara walikota Makassar, Iqbal Suhaeb.
Di laga tersebut, PJ Walikota Makassar tersebut tampak berada di tribun VIP Selatan Stadion Mattoangin. Bahkan kehadirannya sempat diselingi percakapan dengan pemandu acara pertandingan.
Di kesempatan tersebut, tepatnya pada saat jeda laga babak pertama. Saat itu Iqbal ditanyai oleh pemandu acara terkait kondisi dan fasilitas yang tersedia di Stadion Andi Matalatta, dan Iqbal mengatakan bahwa akan ada upaya peningkatan dari pemerintah setempat.
“Kita semua mau Makassar menjadi tuan rumah [AFC]. Maka pasti akan ada upaya peningkatan fasilitas. InsyaAllah stadion PSM akan memenuhi standar,” ungkapnya.
“Insya Allah Stadion PSM segera menuhi standar internasional. Kita punya dua stadion. Mattoangin dan stadion Barombong. Pasti akan ada peningkatan, apalagi pak gubernur sudah meninjau langsung dan mentiapkan tambahan dana untuk stadion Barombong. Ewako!” tegas Iqbal.
Sementara CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan bahwa kehadiran PJ walikota di stadion memang sengaja diundang, untuk menyaksikan kondisi stadion yang ada, Sabtu (25/5/2019) dini hari.
“Saya mengundang (walikota), saya ingin memperlihatkan bahwa ada animo masyarakat yang harus kita fasilitasi. Artinya, kita butuh sarana infrastruktur. Ini bukan melulu soal PSM dan stadion, tetapi juga tempat latihan anak-anak kita untuk bermain bola,” ujar Appi.
Appi sangat berharap bahwa fasilitas larihan untuk tim akademi PSM juga bisa difasilitasi secara mumpuni oleh pemerintah, demi menciptakan pemain-pemain yang profesional dan bertalenta.
“Kita juga bermimpi anak-anak kecil bermain di lapangan yang sudah tertata. Beliau (walikota) sangat merespon hal ini. Kita mau menciptakan ruang untuk anak-anak kita, bibit-bibit muda, supaya kita tidak pusing cari pemain di setiap awal musim. Kalau kita punya akademi yang baik, bahkan orang lain yang akan datang melihat itu,” tambahnya.
Dalam waktu dekat ini pihak PSM Makassar akan mengajukan proposal pembenahan beberapa fasilitas yang masih kurang di markas Pasukan Ramang tersebut.
“Jadi kami akan mengajukan, kalau ada fasilitas atau tanah pemerintah kota yang menganggur, ayo kita pikirkan itu,” lanjutnya.
Bos PSM tersebut bahkan mengatakan, pihak pengelola bisa dari siapa saja, tidak melulu harus PSM Makassar sendiri, tetapi bisa melibatkan pihak lain.
“Bukan hanya kita saja yang mengelola, kita busa memberikan ide dan kalau ada pihak lain yang ingin mengelola, maka kami sudah cukup senang dengan hal itu.”
“Padahal kita dulu tidak pernah kekurangan talenta muda. Jadi support dari pihak pemerintah tentu sangat menunjang,” tutupnya.



