”Kami merasa sangat kehilangan. Almarhumah sangat baik. Sebenarnya hari Sabtu akan periksa ke dokter. Innalillahi wa inna ilaihi rojiuun, semoga husnul khatimah,” kata Sumiati.
Cara Mengatasi Kepala Sering Pusing
Ada beberapa tindakan yang bisa Anda lakukan untuk meredakan rasa pusing yang dialami, antara lain:
• Duduk atau berbaring beberapa saat
Anda bisa mencoba mengatasi kepala pusing secara instan dengan cara duduk atau berbaring setidaknya 1-2 menit. Jika Anda pernah mengalami vertigo, sebaiknya pejamkan mata Anda pada saat yang sama.
• Penuhi kebutuhan cairan tubuh
Kepala sering pusing juga bisa disebabkan tubuh mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Dehidrasi juga dapat memperparah kondisi kepala sering pusing. Oleh karena itu, tingkatkan asupan cairan dan usahakan untuk selalu mengonsumsi air putih.
• Batasi konsumsi kafein, garam, alkohol dan hindari merokok
Hindari mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein, garam, dan alkohol saat kepala sedang pusing. Anda juga disarankan untuk tidak merokok. Sebab, zat-zat yang terkandung di dalamnya bisa memperburuk kondisi yang Anda alami.
• Cukupi istirahat
Beristirahatlah sejenak jika Anda mengalami pusing. Cara ini bisa membantu Anda dalam meredakan rasa pusing yang dialami. Upayakan untuk mencukupi istirahat minimal 6-8 jam tidur dalam sehari, serta pergunakan waktu istirahat dengan baik, sehingga Anda bisa kembali beraktivitas setelahnya.
• Jangan mengendarai kendaraan bermotor
Mengendarai kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil, saat mengalami pusing adalah tindakan yang sangat berisiko. Jika saat menyetir merasa pusing, sebaiknya menepi sejenak hingga pusing hilang.
• Berpegangan untuk menjaga keseimbangan
Saat pusing melanda, penderitanya bisa hilang keseimbangan. Hindari bergerak secara tiba-tiba agar tidak hilang keseimbangan. Anda dapat berpegangan pada sesuatu yang ada di sekitar Anda agar tidak jatuh.
• Hentikan atau ganti obat
Rasa pusing yang dialami mungkin terkait dengan pemakaian obat yang diberikan oleh dokter. Jika hal ini yang terjadi, konsultasikan kepada dokter yang meresepkan obat tersebut. Tanyakan mengenai penurunan dosis pemakaian atau pilihan untuk menghentikan konsumsi obat tersebut.
Kesimpulannya, jangan pernah menganggap remeh kepala sering pusing, terutama jika disertai dengan mual dan muntah. Sebaiknya segera hubungi dokter jika hal tersebut terjadi. Dokter akan memberikan penanganan sesuai dengan kondisi yang dialami dan penyebab yang mendasarinya.



