24 C
Makassar
Wednesday, March 25, 2026
HomeDaerahTingkatkan Pemahaman dan Penguasaan Kelola Keuangan Daerah, 150 Perwakilan OPD Dibekali

Tingkatkan Pemahaman dan Penguasaan Kelola Keuangan Daerah, 150 Perwakilan OPD Dibekali

PenulisYusnadi
- Advertisement -

 

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – 150 orang berasal dari 66 perwakilan OPD yang terdiri dari Kepala Dinas, Kasubag Program SKPD dan operator SIPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bone. Mengikuti sosialisasi terkait Permendagri No 77/2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah dan Permendagri Nomor 27 Tahun 2021 pedoman penyusunan APBD Tahun Anggaran 2022.

Sosialisasi ini dilaksanakan oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bone, bertempat di Grand Shayla Ballroom, Novotel Makassar,
Sabtu (11/9/2021).

Bupati Bone, HA Fahsar mengungkapkan bahwasanya peraturan menteri dalam negeri No 77/2020 dan peraturan No 27/ 2021 menjadi mutlak adanya.

“Sebab pedoman tersebut menjadi koridor pengelolaan keuangan daerah dalam penyusunan APBD tahun 2022 yang harus dipatuhi semua pihak,” ungkapnya.

Lebih lanjut Bupati Bone dua periode menambahkan berdasarkan pengarahan dari Presiden RI Joko Widodo mengatakan, kunci utama adalah bagaimana kedepan kita bisa melandaikan Covid-19 tetapi menjaga penganggaran dan perbaikan pemulihan ekonomi nasional.

“Bapak Presiden RI berharap hendaknya daerah menjaga pemulihan ekonomi semakin membaik kemudian COVID-19 semakin melandai,” harapnya.

A Fahsar mengharapkan kepada seluruh peserta yang hadir agar sekiranya mengikuti sosialisasi ini dengan serius apalagi dengan kehadiran pemateri yang berkompeten di bidangnya.

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana H. Najamuddin, mengatakan, sosialisasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman dan penguasaan dalam penyusunan APBD dan pengelolaan keuangan daerah. Serta bertujuan untuk meningkatkan kompetensi aparatur pemerintah daerah Bone sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Sosialisasi ini bakal dilaksanakan selama dua hari, terhitung mulai tanggal 11 sampai 12 September dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan menghadirkan narasumber dari Kemendagri dan BKAD Sulawesi Selatan,” katanya kepada sulselekspres.com.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img